Kejati Papua Barat Tangani Dugaan Korupsi Dana Hibah MTQ Sorong Selatan, 9 Saksi Diperiksa

Ada kasus dugaan kasus korupsi dana hibah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Papua Barat, di Sorong Selatan. Ini kata Kejati

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari)
Plt Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Papua Barat Bima Yudha Asmara, Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Papua Barat, terbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap kasus dugaan kasus korupsi dana hibah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Papua Barat, di Sorong Selatan.

Hal ini diungkapkan Plt Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Papua Barat Bima Yudha Asmara.

"Saat ini kami telah melakukan permintaan keterangan ke beberapa orang," ujar Bima, kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Dugaan Korupsi Kasus ATK di Kota Sorong Bergulir, Kasi Pidsus Kejaksaan: Masih Proses Audit

Ia berujar, hingga kini pihaknya masih sedang dalam tahap penyelidikan di Kejati Papua Barat.

"Sampai sekarang kita belum bisa dapat gambaran terkait kerugian negara yang timbul dari kasus ini," tuturnya.

Pastinya, hingga saat ini sudah ada sekira sembilan saksi telah diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dana hibah MTQ.

"Pelaksanaan MTQ ini di Sorong Selatan pada 2020 lalu," pungkasnya.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved