KPK Sasar Papua Barat

KPK Plang Perusahaan, Anggota Dewan Sebut Tamparan untuk OPD Pemko Sorong tak Bejus Kerja

KPK Turun ke Sorong, Anggota Dewan Sebut Tamparan untuk OPD Pemko Sorong tak Bejus Kerja

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
PASANG PLANG: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasang plang di PT Lintas Artha Lestari yang belum membayar pajak sejak tahun 2020. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sorong, Syafruddin Sabonama mengkritisi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Sorong.

"Sampai KPK turun tangan melakukan supervisi ini bukti bahwa OPD gagal melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha," katanya kepada TribunPapuaBarat.com Sabtu (23/7/2022).

Menurutnya, OPD di Sorong abai melakukan pengawasan terhadap perusahaan raksasa yang melakukan aktivitas galian C di Kelurahan Saoka, Kota Sorong, Papua Barat.

Baca juga: Fenomena Antrean BBM di SPBU Dinilai Memalukan, Syafruddin: Indikator Ekonomi di Kota Rusak

Baca juga: Jaksa Agung di Hari Adhyaksa: Saya Tidak Butuh Jaksa Pintar tapi Tidak Berintegritas

Jika OPD melakukan pengawasan secara berkelanjutan dan berkesinambungan maka KPK tidak mungkin berkunjung ke Sorong melakukan penertiban.

"Jangan berbangga hati kalau KPK turun ke sini melakukan pengawasan. Tapi ini sebuah tamparan bahwa manajemen di kota ini tidak dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Menurut pria asal NTT itu, galian C merupakan kegiatan mengeksploitasi sumber daya alam. Sehingga apabila tidak dikontrol masalah izin dan pajaknya bisa berdampak ke generasi berikutnya.

Karena itu, Ia menegaskan pelaku usaha yang melakukan aktivitas di Tanah Papua ini agar bisa berkontribusi mengambil bagian dalam proses pembangunan dengan taat pajak. Dan disiplin administrasi.

"Disamping mengejar keuntungan, pelaku usaha harus berkomitmen dan memiliki integritas dalam mengawal pembangunan di kota ini," katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasang plang di area sejumlah perusahaan mulai Rabu (20/7/2022) hingga Kamis (21/7/2022).

Satu di antaranya area perusahaan itu PT Lintas Artha Lestari, Distrik Maladumes, Kota Sorong. Plang itu tentang pemberitahuan larangan melakukan aktivitas galian C.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved