Penjualan Menurun, Pedagang Harap Pembangunan Pasar Wosi Manokwari Cepat Rampung

Sejumlah pedagang di pasar tradisional Wosi, Kabupaten Manokwari berharap pembangunan lapak-lapak pasar yang terbakar bisa cepat selesai

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/FRANSISKUS WEKING
BERJUALAN - Leni Mandacan, satu dari ratusan pedagang yang terpaksa berjualan di pinggir pagar Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (23/7/2022) siang. Ia berharap pembangunan lapak pasar segera rampung. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah pedagang di pasar tradisional Wosi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat berharap pembangunan lapak-lapak pasar yang terbakar bisa secepatnya rampung.

Perlu diketahui, ratusan lapak pedagang di Pasar Wosi ludes terbakar pada 9 Mei 2022 lalu.

Saat ini, pedagang terpaksa mendirikan lapak darurat di pinggiran pagar pasar untuk berjualan.

Leni Mandacan (26), seorang pedagang sayuran mengaku, penjualan menurun di lapak darurat.

Diungkapkan, dagangannya jarang dibeli lantaran lokasi yang ditempati dekat pinggir jalan raya.

Baca juga: Harga Bawang Merah di Pasar Wosi Manokwari Papua Barat Naik Hampir 100 Persen

 

Jalan itu biasa digunakan sebagai tempat parkir kendaraan penumpang tujuan Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak.

"Sering tidak laku jualan saya. Karena tempat sempit jadi pembeli jarang datang," ujarnya kepada awak media, Sabtu (23/7/2022) siang.

Baca juga: BPOM Gelar Workshop Pendampingan UMKM, Buat Balai Bantun Promosi hingga Tembus Pasar Nasional

Sebelum pasar terbakar, kata dia, sayuran seperti wortel dan kol biasa laku terjual sebelum sore hari.

Kondisi itu berbeda setelah pasar terbakar.

Setiap hari, sekira pukul 06.00 WIT dirinya mulai berjualan hingga pukul 16.30 WIT.

"Kalau dulu jualan di dalam, siang itu sayur dan wortel sudah laku semua. Sekarang ini, syukur kalau laku," ucapnya lirih.

Kendati demikian, wanita dua anak itu tetap sabar berjualan.

Besar harapannya agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan pembangunan lapak baru secepatnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved