Generasi Papua Terpapar Stunting, UNAMIN Sorong Bongkar Akar Masalah

UNAMIN Sorong memperhatikan masalah stunting pada anak harus menjadi perhatian semua pihak. Temasuk di Sorong Papua Barat.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(dok UNAMIN)
Pusat Studi Melanesian FISIP Universitas Muhammadiyah (UNAMIN) Sorong, menyambangi Kampung Kokoda, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pusat Studi Melanesia FISIP Universitas Muhammadiyah (UNAMIN) Sorong, kembali menyoroti persoalan stunting yang dialami oleh anak asli Papua di wilayah Kota Sorong, Papua Barat.

Direktur Pusat Studi Melanesia FISIP UNAMIN Sorong Miryam D Kalagison mengatakan, masalah stunting pada anak harus menjadi perhatian semua pihak.

"Stunting pada anak harus menjadi perhatian untuk semua pihak terutama pemerintah," ujar Miryam, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (25/7/2022).

Baca juga: PENELITIAN Bakar Batu alias Barapen Antarkan Para Siswa Papua Barat Raih Emas di Ajang Nasional

Selama belum ada penindakan dan pendampingan kesehatan yang serius, menurut Miryam, otomatis gejala tersebut terus menghantui generasi Papua.

"Masalah stunting pada anak ini terjadi karena banyak faktor salah satunya adalah kekurangan gizi terjadi sejak di dalam kandungan," ungkap wanita asal Moi ini.

Fenomena kurang gizi dan stunting acapkali dijumpai di beberapa komunitas orang asli Papua seperti komplek Kokoda di sekitaran Viktori Kota Sorong.

Terkait informasi anak-anak penderita stunting di Sorong, Miryam mengaku telah mendapatkannya dari masyarakat.

"Kami bersama tim Pusat Studi Melanesia FISIP UNAMIN sudah turun ke lapangan sekaligus memberikan bantuan logistik," jelasnya.

Baca juga: Alasan Pasar Borobudur Manokwari Belum Difungsikan, Dinas Rencana Relokasi Pedagang Pasar Sanggeng

Ia menuturkan, terkait persoalan ini konsentrasi pihaknya sering melakukan riset dan pemberdayaan.

Lanjutnya, dibuat sebagai jalan untuk mengurai masalah yang dihadapi oleh orang asli Papua (OAP) di daerah ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved