Rabu, 22 April 2026

1 Unit Rumah di Manokwari Dilahap Api, BPBD Papua Barat: Berawal dari Sebuah Kelalaian

Kepala BPBD Papua Barat Derek Ampnir mengatakan, kejadian kebakaran yang menimpa seorang pegawainya merupakan kelalaian.

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto 1 Unit Rumah di Manokwari Dilahap Api, BPBD Papua Barat: Berawal dari Sebuah Kelalaian
TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Sejumlah kerabat Jordan Kominaris membersihkan puing-puing perabotan rumah yang dilahap api di Kampung Makassar, Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Selasa (2/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala BPBD Papua Barat Derek Ampnir mengaku, kejadian kebakaran yang menimpa seorang pegawainya di Kampung Makassar, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, bermula dari sebuah kelalaian (kealpaan).

"Ini berawal dari sebuah kealpaan atau kelalaian bagi pemilik rumah," ujar Derek, kepada sejumlah awak media, Selasa (2/8/2022).

Hanya saja, dalam situasi ini tidak ada yang disalahkan.

Baca juga: 4 Unit Kendaraan Tanki Air Bahu Membahu dalam Menjinakkan si Jago Merah di Manokwari

 

"Kita tidak bisa salahkan karena situasi sekarang mereka berduka dan membakar lilin di ruang depan," tuturnya.

Ia berujar, meskipun membakar lilin dalam kondisi duka sehingga bisa saja jatuh dan membakar perabotan di dalam rumah.

"Kita tidak boleh menyalahkan siapa-siapa namun yang pertama adalah harus mencari solusi untuk mereka bisa mendapatkan tempat tinggal sementara," ucap Derek.

Tak hanya itu, Pemilik Rumah Jordan Kominaris mengaku, penyebab kebakaran diduga bermula dari lilin.

"Kita buat lilin di ruang depan karena tidak lama ini mama baru meninggal sehingga diduga jatuh ke taplak," jelasnya.

Baca juga: Sebuah Rumah di Manokwari Dilahap si Jago Merah, Pemilik: Saya Lari Hanya Pakai Pakaian Dalam Saja

Ia menyadari, sebelum dinyalakan lilin itu sudah dialas oleh piring.

Hanya saja, saat kejadian ia pun kaget karena tiba-tiba adiknya melihat api sudah besar dari depan.

"Akhirnya kita semua upaya dan keluar dengan pakaian di badan lewat pintu belakang dan jendela," imbuhnya.

Pria asal Aru Maluku ini mengaku, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir sekira Rp 300-an juta.(*)

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved