BNNP Tetapkan Kabag REN Sebagai Tersangka, Kapolda: Polisi Mencoreng Nama Baik Harus Dihukum

BNNP Tetapkan Kabag REN Sebagai Tersangka, Kapolda: Polisi Mencoreng Nama Baik Harus Dihukum

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
KAPOLDA: Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga melakukan kunjungan kerja ke Polres Sorong Kota, Selasa (2/7/2022). Kapolda mengatakan sebagai pejabat baru dirinya harus melihat kondisi dan keadaan anak bua di lapangan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, kasus narkotika yang melibatkan perwira Polres Sorong Kota berinisial Kompas CB tetap harus diproses hukum.

"Saya sudah perintahkan dengan tegas untuk diproses secara hukum," katanya kepada TribunPapuaBarat.com saat berkunjung ke Mapolres Sorong Kota Selasa (2/7/2022).

Ia menyampaikan kepada seluruh anggota polisi harus menjadi contoh kepada masyarakat.

"Jadi kalau polisi mencoreng nama baik polri, saya kira harus dikasih hukuman," ujarnya.

Baca juga: Realisasi Ekspor Papua Barat Turun, BPS Paparkan Penyebabnya

Baca juga: Berkunjung ke Mapolres Sorong Kota, Kapolda: Saya Harus Lihat Anak Buah di Lapangan

Dia menambahkan, apabila masuk sidang kode etik dan harus diberhentikan tidak dengan hormat kapolda nyatakan mendukung.

Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang mencoreng nama baik institusi.

Terkait keterlibatan beberapa anggota lainnya, kapolda menyebut sedang di dalami semuanya.

Menurut pria asal Batak itu, ada yang terlibat dengan sengaja dan ada juga yang dijebak.

"Ada juga yang dipaksa. Tapi itu nanti ada proses pemeriksaan lebih lanjut dan akan saya teliti hukuman-hukuman setimpal," ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved