STIH Manokwari Banjir Peminat, Pendaftar Capai Ribuan Orang, Lakukan 2 Tahap Seleksi

Tahun Ajaran Baru, STIH Manokwari Banjir Peminat, Pendaftar Capai Ribuan Orang sehingga dilakukan dua tahap seleksi

Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM//Marvin Raubaba
STIH - Ketua Panitia PKKMB, Isak Semuel Kijne Mansawan mengatakan peminat yang masuk di STIH Manokwari sangat tinggi. Bahkan, mencapai ribuan orang. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menggelar pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (10/8/2022).

Ketua Panitia PKKMB, Isak Semuel Kijne Mansawan mengatakan, peminat yang pengin kuliah di STIH mengalami lonjakan.

"Pelamar yang masuk ke Kampus STIH itu sebanyak 1001 orang," kata Isak kepada TribunPapuaBarat.com.

Baca juga: RSUD Provinsi Papua Barat Butuh Sokongan Dana, Direktur Beri Penjelasan Lengkap

Baca juga: Pendapatan RSUD Provinsi Papua Barat Kurang Rp 1 Miliar, Direktur Beberkan Alasannya

Ia menyampaikan, seleksi dilakukan dua tahap. Pertama, seleksi tertulis dan wawancara berlangsung pada tiga kampus.

Seperti Kampus A berada di Kota Manokwari, kampus B di Prafi dan kampus C berada di Mumiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan.

"Dari hasil seleksi itu STIH Manokwari menerima 563 mahasiswa baru," ujarnya.

Dia menambahkan, syarat untuk KKN harus mengikuti PKKMB, sehingga sejumlah mahasiswa aktif mengikuti PKKMB.

"Yang dulu ketika masuk belum sempat ikut PKKMB, ketika sudah aktif kuliah wajib ikut. Jadi, tergabung dalam kegiatan ini juga," katanya.

Tidak hanya itu, ia mengucapkan terima kasih terhadap para orangtua dan lembaga organisasi.

Sebab, mereka mendorong anak anak dan staf mendaftar di STIH Manokwari.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Baru STIH Manokwari Ikut Kuliah Umum, Pematerinya John Wempi Wetipo

Baca juga: MIRIS Baru Diresmikan 2019, Pasar Rakyat Klabim Sorong tak Lagi Digunanakan, Dipenuhi Rumput

"Kami juga minta maaf, bukan soal kuota tapi ada standar yang kita terapkan yaitu seleksi tertulis dan wawancara," ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh peserta PKKMB agar bisa mengikuti aturan yang ada. Lalu, memperlihatkan identitas sebagai jasa merah karena kegiatan ini merupakan syarat utama.

"Ketika selesai PKKMB, pulang ke rumah harus terus membawa Wibawa dari STIH Manokwari," ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved