Bank Indonesia Distribusi Uang Layak Edar di Pulau Terluar: Kita Siapkan Rp 1 Miliar

Bank Indonesia (BI) menggelar ekspedisi kas keliling rupiah berdaulat di Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Tim rupiah berdaulat membawa uang dengan jumlah sekira Rp 1 Miliar di Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, RAJA AMPAT - Bank Indonesia (BI) menggelar ekspedisi kas keliling rupiah berdaulat di Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Kas keliling kali ini, BI melakukan penukaran uang rupiah di Kantor Kas Bank Papua, Gag, Raja Ampat.

Ketua Tim Rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 Andhy Mahardhika menjelaskan, penukaran di Gag pihaknya menyiapkan uang layak edar sekira Rp 1 miliar.

Baca juga: Generasi Muda di Pelosok Raja Ampat Nyaris Tak Tahu Uang Rupiah Pecahan Logam

"Kita bawa uang layak edar lebih Rp 1 miliar, untuk ditukar di Bank Papua Gag, Raja Ampat," ujar Andhy, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (13/8/2022).

Awalnya, pihaknya hanya menyiapkan uang rupiah layak edar untuk ditukar hanya sekitar Rp 1 miliar.

Hanya saja, serapannya lebih banyak sehingga pihaknya mengambil keputusan untuk menambah sekira Rp 5 juta.

Sehingga, jumlah uang layak edar yang terserap di Gag sekira satu miliar lima juta ribu rupiah.

"Uang rupiah Rp 1 miliar lebih sudah kami serahkan ke Bank Papua Gag, untuk ditukar dengan yang tidak layak edar dari mereka," tuturnya.

Baca juga: BI Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kampung Deer Raja Ampat, Warga: Kami Bersyukur

Ia menuturkan, uang rupiah yang tidak layak edar semuanya ada dalam jenis pecahan besar (Rp 100 ribu dan Rp 75 ribu) hingga kecil (Rp 50 hinga Rp 1000).

Andhy berharap, lewat penukaran uang rupiah di Kampung Gag, pihaknya ingin agar masyarakat bisa ikut menjaga kondisi kedaulatan bangsa.

"Masyarakat harus menggunakan uang rupiah layak edar dalam aktivitas jual beli, karena itu adalah alat yang sah," pungkasnya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved