Kelompok Ayawata Nikiwar Kembangkan Produk Olahan Buah Pala dari Teluk Wondama

Kampung Werianggi dan Werabur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tanaman pala

TRIBUNPAPUABARAT.COM/Kresensia Kurniawati Mala Pasa
Wasti Werianggi (29) sedang menjaga stan dari kelompok Ayawata Nikiwar saat penyelenggaraan wisata kuliner khas Nusantara di Jalan Percetakan Negara, Manokwari, Papua Barat, Jumat (11/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kampung Werianggi dan Werabur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tanaman pala di Provinsi Papua Barat.

Melalui kelompok Ayawata Nikiwar, buah pala kemudian dikelola menjadi produk turunan seperti permen, selai dan sari pala.

Wasti Werianggi (29), salah seorang anggota kelompok mengatakan, pengembangan produk olahan buah pala mulai dilakukan sejak tahun 2021.

Saat itu, kepala kampung mengundang salah seorang mentor dari World Wildlife Fund (WWF) untuk memberikan pelatihan bagi mama-mama Papua.

"Karena selama ini tong (Kami) hanya pakai biji dengan buahnya saja, dagingnya tong buang," ucap Wasti kepada Tribunpapuabarat.com di Manokwari, Jumat (12/8/2022) kemarin.

Baca juga: Sajikan Papeda hingga Keladi Tumbuk di Wisata Kuliner Manokwari, Mama-mama Papua Minta Acara Rutin

Tak hanya itu, pihak WWF juga memberikan bantuan pembiayaan produksi awal dan desain pengemasan.

Usai mengikuti pelatihan, mama-mama Papua langsung membentuk kelompok Ayawata Nikiwar.

"Ayata Nikiwar berasal dari bahasa Wamesa yang artinya Cenderawasih dari Nikiwar," tutur Wasti.

Baca juga: Kacang Olahan dari Distrik Kebar Ramaikan Wisata Kuliner di Manokwari

Kelompok Ayawata Nikiwar perlahan-lahan mulai memproduksi produk turunan dari buah pala dengan campuran gula merah, gula pasir, garam dan vanili.

Kehadiran pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), memberikan efek positif terhadap perekonomian di Kampung Werianggi dan Werabur.

Baca juga: 10 Kuliner di Papua Barat yang Punya Rasa Unik, Bukan Hanya Ulat Sagu dan Papeda

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved