Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Fani Raja Ampat, Negara Hadir di Pulau Terluar

Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Fani Raja Ampat, Negara Hadir di Pulau Terluar di Indonesia

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
BENDERA - Paulus Waterpauw bersama pejabat lainnya memasang bendera merah di Pulau Fani, yang merupakan pulau terluar di Indonesia, Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, RAJA AMPAT - Bendera merah putih sepanjang 77 Meter terbentang di pesisir pantai Pulau Fani, Kampung Reni, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Pembentangan bendera dilakukan oleh masyarakat di Kampung Reni bersama TNI-Polri, serta unsur Muspida Papua Barat.

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw juga hadir langsung dalam kegiatan teresebut.

Turut mendampingi Paulus Waterpauw, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga dan Pangdam XVII Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema serta Panglima Koarmada III Sorong Laksamana Muda TNI Irvansyah.

Baca juga: Paulus Waterpauw Penjabat Gubernur Papua Barat Berkunjung ke Pulau Fani Naik Helikopter

Baca juga: Paulus Waterpauw Janjikan Wisata Kuliner Lebih Meriah, Ajukan Raperdasus Jaga Pengusaha asli Papua

Ia bersama para pejabat utama Forkompimda Papua Barat awalnya membawa bendera merah putih sebanyak 77 dari dermaga Pulau Fani

Kemudian berjalan menuju pesisir pantai lalu melakukan penancapan 77 tiang yang sudah diikat bendera merah putih di sepanjang pesisir pantai Pulau Fani.

Setelah itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga memimpin langsung prosesi penghormatan kepada bendera merah putih.

Seluruh rombongan yang berkunjung ke Pulau terluar Indonesia ini secara serentak memberikan penghormatan. 

Bentuk Kehadiran Negara 

Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengatakan, pembentangan dan penanaman bendera merah putih di Pulau Fani merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga kadaulatan NKRI. 

"Ini batas negara kita yang terluar, sehingga unsur Forkopimda bersama TNI-Polri dan masyarakat sepakat datang. Dan mendirikan lambang NKRI yaitu bendera merah putih di pulau ini," katanya kepada awak media Sabtu (13/8/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved