NKRI Harga Mati, Warga Pulau Fani Turut Merayakan Kemerdekaan Indonesia: Kawal Kedaulatan Indonesia

NKRI Harga Mati, Warga Pulau Fani Turut Merayakan Kemerdekaan Indonesia: Kawal Kedaulatan Indonesia

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
NKRI- Anak-anak sedang memegang bendera merah putih di Pulau Fani, Kampung Reni, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, RAJA AMPAT - Warga sekitar Pulau Fani, Kampung Reni, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat mengucapkan salam kemerdekaan Indonesia.

Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Indonesia masyarakat Pulau Fani turut mengibarkan bendera. Mereka juga menggelar berbagai kegiatan.

"Saya lahir di sini besar di sini. Dari Pulau Fani kami sampaikan selamat HUT ke-77 kemerdekaan RI. NKRI harga mati bagi kami," kata kepala Kampung Reni Artus Sarwa kepada TribunPapuaBarat.com Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Fani Raja Ampat, Negara Hadir di Pulau Terluar

Baca juga: Paulus Waterpauw Serahkan Peralatan Usaha bagi Pelaku UMKM ke Tujuh Kabupaten/Kota Papua Barat

Ia mengatakan selama menjadi kepala Kampung Reni sejak 2013, Kamtibmas di daerah yang dipimpinnya terbilang sangat aman.

Masyarakat setempat dengan muda melaksanakan aktivitas. Kehidupan sosial budaya di pulau itu juga kompak.

"Saya dan masyarakat di sini tentunya bersama TNI selalu mengawal dan menjaga kedaulatan NKRI," ucapnya.

Kampung Reni memiliki 118 kepala keluarga atau sebanyak 439 jiwa yang mata pencariannya mayoritas nelayan.

Diketahui bersama, Pulau Fani merupakan satu dari 88 pulau terluar yang ada di Indonesia.

Pulau Fani berada di Kabupaten Raja Ampat dan dekat dengan perairan Samudera Pasifik yang posisinya ada di koordinat 01°04’28” LU – 131°16’49” BT.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved