BI Tetap Serahkan Bantuan di Tengah Cuaca Ekstrim, Warga Yenanas Raja Ampat: Bukan Dinding Pemisah

Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kampung Yenanas, Distrik Batanta Selatan, Kabupaten Raja Ampat, mengalami kendala cuaca ekstrem.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat dan TNI AL menurunkan bantuan dari atas KRI Albakora 867 ke perahu milik warga Kampung Yenanas, Distrik Batanta Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (14/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, RAJA AMPAT - Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kampung Yenanas, Distrik Batanta Selatan, Kabupaten Raja Ampat, mengalami kendala cuaca ekstrem.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 Andhy Mahardhika.

"Awalnya kita sudah agendakan untuk melaksanakan ekspedisi rupiah berdaulat di Kampung Yenanas," ujar Andhy, kepada TribunPapuaBarat.com, Minggu (14/8/2022).

Baca juga: Mengintip Surga di Pedalaman Raja Ampat, Wisata Papua Barat yang Menyimpan Legenda Sakral

 

Hanya saja, saat menggelar ekspedisi di kampung tersebut, tiba-tiba terbentur dengan cuaca ekstrem.

"Sebenarnya kita memiliki kerinduan untuk mensosialisasikan uang layak edar dan berinteraksi di sana," tuturnya.

Kendati demikian, kondisi cuaca yang tidak diprediksi, sehingga pihaknya pun tidak bisa turun ke darat.

"Namun, kami tetap melakukan penyerahan bantuan kepada masyarakat, sekolah dan gereja di Yenanas," ucap Andhy.

Selain itu, Ketua Bamuskam Kampung Yenanas Demitrius Sawoy (44) mengaku senang atas kunjungan BI.

"Meskipun kondisi alam yang cukup ekstrim, namun bisa jalan hingga ke perairan Kampung Yenanas," kata Demitrius.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved