Wawancara Eksklusif

EKSKLUSIF- Paulus Waterpauw Janji 2023 Program Kerja Berpihak untuk Rakyat, Berikut Rencananya

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw Janji 2023 Program Kerja Berpihak untuk Rakyat, Berikut Rencananya

Editor: Jefri Susetio

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mengatakan, pada 2023 semua program kerja Pemprov Papua Barat akan berpihak untuk rakyat.

Hal ini ia sampaikan saat wawancara eksklusif bersama Manager Konten TribunPapuaBarat.com, di rumah dinasnya, Selasa (16/7/2022).

"Bapak Presiden ada perintah kuat pada kami seperti itu," katanya.

Menurutnya, belanja APBD harus lebih banyak pada hasil produk-produk lokal atau dalam negeri.

Baca juga: Paulus Waterpauw Sebut 21 Perdasi-Perdasus Berpihak untuk OAP, Pendidikan Gratis hingga Hak Politik

Baca juga: EKSKLUSIF - Dalam Sekejab 5 Proyek Pembangunan Manokwari Terealisasi, Presiden Melirik Papua Barat

"Kemarin baru buat UMKM, 100 tenda kita serahkan pada Mama-mama, ada 75 yang Orang Asli Papua (OAP) dan 25 yang tidak OAP. Ramai. Kita membuka ruang untuk pemuda-pemuda di GOR Sanggeng beraktivitas di situ untuk menjual hasil UMKM," ujarnya.

"Itu keberpihakan yang nyata," tambahnya.

Ia menceritakan baru saja menutup event futsal piala gubernur sehingga kedepan akan gelar event yang lebih besar.

"Nanti kita mengundang saudara-saudara dari Indonesia Timur lainnya. Mulai dari Bali sampai Maluku Utara, dengan Papua dan Papua Barat kita buat event futsal besar dalam rangka hari kemerdekaan misalnnya," ujarnya.

Kedepan ia akan membuat turnamen bola voli pasir Internasional dan event sufing Internasional.

"Ya nanti mendatangkan peselancar dari beberapa negara, bulan-bulan itu (Desember) di Manokwari ombaknya cukup tinggi. Dan menjadi incaran para perselancar. Banyak hal-hal yang dilakukan menyentuh pelayanan mendasar yang sentuh semuanya. Pariwisata dapat, UMKM dapat, perekonomian meningkat dan semua bergairah. Sehingga harus semangat bersama," ungkapnya.

Kunjungi Pulau Fani 

Pada pemberitaan sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengatakan, punya alasan tersendiri membentangkan 77 meter bendera merah putih dan penancapan 77 bendera di Pulau Fani.

"Sebelumnya saya harus jelaskan mengapa kami harus melakukan prosesi dan membentangkan bendera sepanjang 77 meter. Lalu, kami juga menancapkan 77 buah bendera di Pulau Fani," ujarnya saat wawancara eksklusif bersama Manajer Konten TribunPapuaBarat.com di rumah dinasnya, Selasa (16/8/2022).

Ia bersama Forkopimda Papua Barat ke Pulau Fani untuk mengibarkan bendera merah putih.

Pulau Fani merupakan pulau terluar di Papua Barat. Berjarak 270 kilometer dari Kota Sorong. Pulau Fani berbatasan dengan Republik Palau.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved