Pemulihan Hiu Belimbing

Momen Bersejarah, Begini Proses Pengiriman Telur Hiu Belimbing dari Australia ke Papua Barat

Terdapat proses pengiriman tujuh telur hiu belimbing yang secara genetik sesuai dengan populasi di Raja Ampat, dari Australia ke Sorong, Papua Barat.

Penulis: redaksi | Editor: Haryanto
IST/BRIDA PAPUA BARAT
HIU BELIMBING - Telur hiu Belimbing dengan nama Stegostoma tigrinum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat saat ini terus berupaya melakukan konservasi hiu belimbing yang ada di perairan Raja Ampat melalui Proyek StAR atau Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, RAJA AMPAT - Momen bersejarah terjadi dalam upaya pemulihan populasi hiu belimbing di perairan Raja Ampat, Papua Barat.

Terdapat proses pengiriman tujuh telur hiu belimbing yang secara genetik sesuai dengan populasi di Raja Ampat, dari Australia  yang tiba di Sorong, Papua Barat, pada 10 Agustus 2022 lalu.

Hingga saat ini, telur-telur tersebut sedang dalam proses pemeliharaan di tempat penetasan lokal hingga akhirnya dilepasliarkan di Kawasan Konservasi di Perairan Kepulauan Raja Ampat.

Tujuannya, untuk meningkatkan populasi asli yang hampir punah sebagai bagian dari upaya global untuk pelestarian spesies tersebut.

“Kedatangan tujuh telur hiu belimbing di Indonesia merupakan kerja keras selama bertahun-tahun dari ratusan ahli dari 13 negara,” ungkap Direktur Program Konservasi dan Kemitraan di Seattle Aquarium dan Ketua Komite Pengarah Proyek StAR, Dr. Erin Meyer dalam rilis yang diterima TribunPapuaBarat.com, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Pemulihan Populasi Hiu Belimbing di Raja Ampat, Pemprov Papua Barat Komitmen Dukung Proyek StAR

“Ini semua dengan tujuan bersama untuk mengembalikan hiu belimbing kembali mencapai catatan sejarahnya di Raja Ampat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah kebun binatang dan lembaga pengelola akuarium yang terakreditasi telah sukses mengembangbiakkan hiu belimbing secara eksitu, dalam beberapa dekade terakhir.

Tujuannya untuk mengembangkan populasi yang berkelanjutan.

Dikatakan, dedikasi dan pengelolaan ilmiah ini memungkinkan lembaga-lembaga tersebut untuk mengembalikan telur-telur hiu belimbing ke alam dengan harapan untuk memulihkan populasinya.

“Ini hanyalah permulaan. Model inovatif untuk upaya konservasi hiu ini merupakan yang pertama di dunia, dan kami berencana untuk menerapkan apa yang kami pelajari untuk memulihkan spesies hiu dan pari terancam punah lainnya di dunia,” katanya.

Baca juga: Sering Ditangkap dan Diperdagangkan, Pemulihan Populasi Hiu Belimbing Jadi Agenda Nasional

HIU BELIMBING - Hiu Belimbing dengan nama Stegostoma tigrinum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat saat ini terus berupaya melakukan konservasi hiu belimbing yang ada di perairan Raja Ampat melalui Proyek StAR atau Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery.
HIU BELIMBING - Hiu Belimbing dengan nama Stegostoma tigrinum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat saat ini terus berupaya melakukan konservasi hiu belimbing yang ada di perairan Raja Ampat melalui Proyek StAR atau Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery. (IST/BRIDA PAPUA BARAT)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved