1 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Pegunungan Arfak Papua Barat Terpapar Malaria

Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pekerja tambang emas ilegal di Distrik Minyambouw.

dok SAR Manokwari
Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seorang pekerja tambang emas ilegal di Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Sabtu (20/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pekerja tambang emas ilegal di Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Pekerja tambang itu bernama Yohan Bitung (54) dilupakan terpapar penyakit malaria di lokasi illegal mining tersebut.

Ia mengaku, saat itu hanya telah merasakan gejala malaria, laporan itu disampaikan sekira pukul 15.00 WIT, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Dinkes Papua Barat Latih Puluhan Kader Malaria, Kadis Otto: Manokwari Masih Tinggi

 

"Terimakasih karena saya sudah diselamatkan oleh Tim Basarnas dari lokasi kerja (tambang emas)," ujar Yohan.

Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, ia kemudian dinyatakan positif terpapar malaria.

Hal ini dibenarkan Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Martinus Pebrian.

Martinus mengatakan, setelah menerima informasi pihaknya menggeser satu tim ke lokasi.

"Kami tempuh perjalanan menuju lokasi sekira dua jam setelah menerima informasi," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Manokwari Dukung Eliminasi Malaria, Sekretaris Bappeda Minta Dinkes Siapkan Renstra dan Renja

Setibanya di lokasi tambang, tim langsung mengevakuasi korban sekira pukul 18.26 WIT.

"Kita evakuasi ke Manokwari dan kini berada di kantor SAR serta langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis," jelas Martinus.

Ia berujar, seusai dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis, Yohan langsung diserahkan ke keluarganya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved