DPP KNPI Dorong Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Kabupaten Sorong Papua Barat

KNPI mendorong Pemerintah Pusat dan Daerah mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Penulis: Libertus Manik Allo | Editor: Haryanto
IST/Jandri Salakory
Wakil Ketua DPP KNPI Bidang Pengembangan Ekonomi Khusus, Jandri Salakory 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Saran itu disampaikan Wakil Ketua DPP KNPI Bidang Pengembangan Ekonomi Khusus, Jandri Salakory kepada TribunPapuaBarat.com, di Aston Niu Manokwari, pada Selasa (23/08/2022).

Ia menilai, percepatan pengembangan KEK di Kabupaten Sorong dapat berdampak langsung ke daerah.

Baca juga: Paulus Waterpauw Minta Penjabat Kepala Daerah Rutin Beri Laporan Pertanggungjawaban

Dikatakan, KEK ini akan dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi, baik secara kewilayahan maupun regional.

"Saran kita, bagaimana Kabupaten Sorong ini dipersiapkan infrastruktur dan fasilitas penunjang lain yang berkaitan dengan KEK sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi," katanya.

Baca juga: Bencana Alam Kota Sorong, 2 Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor, 10 Kawasan Lumpuh Akibat Banjir

Menurutnya, pengembangan KEK di Kabupaten Sorong akan berdampak bagi kabupaten/kota di Papua Barat.

Ia yakin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Barat juga akan meningkat.

"Di situ kan pasti ada lapangan pekerjaan baru. Kemudian, angka pengangguran menurun, karena dengan adanya industri yang masuk ke Papua Barat," ujarnya.

Baca juga: Warga di Sorong Bertahan dengan Roti Seadanya: Tidak Bisa Masak dan Tidur

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan beberapa kementerian terkait, termasuk Kementerian Perekonomian, Kementerian Investasi, Kementerian Perdagangan dan lainnya.

Dengan tujuan, menyukseskan program-program kerja dari pemerintah di daerah.

"Untuk Papua Barat potensi yang ada itu di sektor perikanan, kelautan, pariwisata dan migas," pungkasnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved