Banjir Sorong

Warga di Sorong Bertahan dengan Roti Seadanya: Tidak Bisa Masak dan Tidur

Warga Melati Raya, Kilometer Sembilan, Kota Sorong, Papua Barat, mengalami kesulitan saat mencari makan ditengah derasnya banjir di wilayah itu.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Warga Melati Raya, Kilometer Sembilan, Kota Sorong, Papua Barat, bertahan dengan roti sebuah saat rumah mereka tergenang banjir, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Warga Melati Raya, Kilometer Sembilan, Kota Sorong, Papua Barat, mengalami kesulitan saat mencari makan ditengah derasnya banjir di wilayah itu.

Hal ini diungkapkan Warga Melati Raya Kota Sorong, Papua Barat, Jannah (29).

"Banjir ini buat kita kesulitan karena mau cari makan saja tidak bisa bergerak," ujar Jannah, kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (23/8/2022).

Baca juga: Kapolres Sorong Kota dan Jajaran Terobos Banjir untuk Cek Kondisi Warga: Kita Siapkan Perahu Karet

 

Selain makan, ia dan keluarganya pun tidak bisa tidur karena banjir yang masuk di dalam rumah semakin tinggi.

"Kita sudah tidak bisa makan dan tidur sejak pukul 04.00 WIT hingga saat ini karena banjir makin tinggi," tuturnya.

Hingga kini, ia dan warga setempat pun belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

Jannah menuturkan, hingga kini ia dan koban banjir yang berada di Melati Raya, hanya bertahan dengan roti bakar seadanya.

"Kita mau masak tapi dapur sudah digenangi oleh banjir, jadi kami tidak bisa buat apa-apa," ucap Jannah.

Ia berharap, pemerintah harus bisa segera menyikapi kondisi warga yang menjadi korban di Melati Raya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved