Soal Bendera Bintang Kejora di Kantor Wali Kota Sorong, Koordinator Aksi: Bukan Bagian dari Kami

Seorang pria yang nyaris atau hampir mengibarkan bendera bintang kejora di lapangan Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, bukan merupakan massa aksi.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Seorang petugas Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, mengamankan Bendera Bintang Kejora di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Seorang pria yang nyaris atau hampir mengibarkan bendera bintang kejora di lapangan Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, bukan merupakan massa aksi pedagang Pasar Modern Rufei.

Hal itu diungkapkan Seorang Koordinator Aksi dari Pedagang Pasar Modern Rufei Sorong, Edi Saweri (38).

"Kita datangi Kantor Wali Kota Sorong bukan sama-sama dengan dia (pria pemilik bendera) itu," ujar Edi, kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Bendera Bintang Kejora Nyaris Berkibar di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong

 

Ia mengaku, semua warga yang masuk dalam barisan ini murni berbicara terkait persoalan Pasar Rufei Sorong.

"Kami tidak punya hubungan sama sekali dengan orang tadi, tiba-tiba dia mau kibarkan bendera," tuturnya.

"Dia ini bukan bagian dari kami, karena yang mengikuti aksi murni semuanya pedagang di Pasar Modern Rufei."

Edi menjelaskan, sebelum aksi di Kantor Wali Kota Sorong, seluruh massa sudah dipastikan tidak membawa atribut yang berseberangan.

"Kami dari titik awal kumpul sudah pastikan yang datang di Kantor Wali Kota Sorong, bersuara soal pasar," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan TribunPapuaBarat.com, kejadian itu terjadi sekira pukul 10.55 WIT, Selasa (30/8/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved