Breaking News:

Paulus Waterpauw akan Tugaskan Kepala OPD Berkantor di Daerah, Sebut Pelayanan Dasar Belum Maksimal

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw Sebut OPD Harus Berkantor di Daerah, Sebut Pelayanan Dasar Belum Maksimal

Editor: Jefri Susetio
istimewa
PELAYANAN - Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw Mengingatkan ASN untuk Memberikan Pelayanan Dasar kepada Masyarakat. Hal ini ia sampaikan saat Berkunjung ke Kabupaten Sorong. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengingatkan seluruh ASN di Kabupaten Sorong untuk mengutamakan layanan dasar bagi masyarakat.

Dan, ia juga mengajak terhadap kepala OPD untuk berkantor di daerah. Sehingga, bisa memberikan pelayanan langsung kepada warga.

"Sebagai pelayan masyarakat, kita ini pengurus negeri ini, jadi harus menyiapkan diri untuk melayani masyarakat yang punya negeri ini. Saya selalu ingatkan di provinsi jangan bikin diri inti. Pemilik negeri ini masayarakat, tugas kita melayani saja," ujarnya melalui pers rilis yang diterima TribunPapuaBarat.com, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Kapendam Kasuari Kunjungan Silaturahmi ke Kantor TribunPapuaBarat.com

Baca juga: Harga Sembako Terbaru, Pedagang Barharap Kenaikan BBM tak Berdampak Harga Sembako

Ia menambahkan, seluruh ASN harus memperhatikan dan memastikan pelayanan dasar pemerintah berjalan dengan baik.

Apalagi, dari hasil blusukan ke berbagai daerah, pelayanan dasar belum berjalan dengan baik.

Maka dari itu, sejumlah perlunya OPD berkantor di daerah agar lebih memperhatikan pelayanan dasar untuk masyarakat.

"Sekarang kita tingalkan kantor provinsi kita berkantor di daerah. Pembahasan hal hal teknis antara kabupaten dan kota. Saat blusukan saya melihat ada beberapa pelayanan dasar belum tersentuh. Ada beberapa daerah yang saya kunjungi pelayanan dasar belum terlaksana dengan baik," katanya.

Baca juga: PLN Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Sorong

Baca juga: Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kanim Manokwari Gelar Rakor Tim PORA Distrik Manokwari Selatan

Selain itu, kata dia, banjir di Kota Sorong sebagai bukti pelayanan dasar kurang maksimal. Seperti saluran drainase yang tidak berjalan dengan baik.

Artinya, pemerintah kurang memperhatikan kebersihan dan drainase. Tidak hanya itu, listrik di Pulau Soop hanya menyala malam hari. Padahal jarak hanya lima menit dari Kota Sorong.

"Sering-seringlah blusukan untuk melihat kondisi masyakat seperti apa. Presiden saja blusukan, harusnya kita lebih daripada Presiden. Jadi pimpinan OPD bagi tugas kepada staf, bagi semuanya tugas jangan sampai ada yang makan tulang, makan gaji buta," ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved