Kasus Korupsi KPR di Sorong

BREAKING NEWS - Kejati Papua Barat Tetapkan Satu Tersangka Penyalahgunaan Dana KPR di Sorong Selatan

Kejati Papua Barat menetapkan satu tersangka berinisial MRS terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana KPR di Bank Papua Cabang Teminabuan.

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/FRANSISKUS SALU WEKING
TERSANGKA KORUPSI - Tersangka MRS usai melakukan pemeriksaan di Kejati Papua Barat langsung digiring ke Lapas Kelas IIB Manokwari menggunakan kendaraan kejaksaan, pada Jumat (2/9/2022) sore. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat menetapkan satu tersangka berinisial MRS terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di Bank Papua Cabang Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan Tahun Anggaran 2016-2017.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Papua Barat, Billy Arthur CDS Wuisan mengatakan, penetapan MRS sebagai tersangka sesuai Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-01/ R.2/Fd.1/09/2022 tertanggal 2 September 2022.

Untuk memudahkan proses penyidikan, tersangka langsung ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Nomor Print 01/R.2/Fd.1/09/2022.

"Tersangka ditahan di Lapas Kelas IIB Manokwari selama 20 hari terhitung mulai 2 September 2022 sampai 21 September 2022," ucap Billy, di Manokwari, Jumat (2/9/2022) sore.

Baca juga: Kasus Korupsi ATK Sorong Mengambang, Ombudsman Papua Barat: BPK Jangan Ikut Main

Ia menjelaskan, MRS merupakan pelaksana PT CNB dan PT SNB.

Perusahaan tersebut telah bekerja sama dengan Bank Papua Teminabuan terkait pembangunan rumah KPR pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Rumah yang ditawarkan PT CNB sehubungan dengan KPR FLPP adalah Perumahan Bambu Kuning Regency tahap dua," tuturnya.

Baca juga: Kejaksaan Terima Berkas Perkara Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Kota Sorong, Mantan Kadis Masuk Bui

Ia melanjutkan, jumlah rumah yang diajukan PT CNB sebanyak 162 unit.

Namun, 48 unit tidak dibangun tetapi sudah dilakukan akad kredit dengan para debitur atau nasabah.

Setelah dilakukan akad kredit, Bank Papua Cabang Teminabuan langsung mencairkan dana sebesar Rp 189.500.000 per unit rumah KPR FLPP ke rekening PT CNB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved