Ratusan Honorer di Kota Sorong Rencana Audiens dengan Penjabat Wali Kota

Audiens itu bermaksud mengetahui kejelasan nasib mereka. Sebab, pemerintah pusat telah wacanakan penghapusan tenaga honorer pada 2023 mendatang.

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
HONORER: 560 honorer di Kota Sorong menggelar pertemuan di Gedung Samu Siret, Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Jumat (2/9/2022). Mereka menyamakan persepsi untuk beraudiens dengan Penjabat Wali Kota, George Yarangga. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Sebanyak 560 tenaga honorer di lingkup Pemerintahan Kota Sorong berencana akan melakukan audiens dengan Penjabat Wali Kota, George Yarangga.

Audiens itu bermaksud mengetahui kejelasan nasib mereka. Sebab, pemerintah pusat telah wacanakan penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.

Koordinator Honorer Daerah Kota Sorong, Yoseph Kafiar mengatakan, sebelum audiens dengan penjabat wali kota, terlebih dahulu ratusan honorer di seluruh Kota Sorong menyamakan persepsi.

"Kami satukan persepsi, nanti Hari Senin kami semua audiens dengan Penjabat Wali Kota Sorong," ucap Yoseph Kafiar saat ditemui usai melakukan pertemuan dengan ratusan honorer di Gedung Samu Siret, Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: 512 Honorer Belum Diangkat PNS, DPR Papua Barat: Mereka Korban Kebijakan Pemerintah

Baca juga: Pj Bupati Mosso akan Prioritaskan Penanganan Prevalensi Stunting di Sorong

 

Dalam pertemuan, kata dia, telah dibahas agar pemerintah mengakomodir ratusan honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum wacana penghampusan diterapkan.

Mantan Wali Kota Sorong, Lamberth Jitmau pernah berjanji akan mengakomodir para honorer di linkup pemerintahan kota menjadi ASN. Namun, janji itu tidak terlaksana hingga masa jabatanya berakhir.

"Kami pertanyakan ini karena informasi berkembang 2023 sudah tidak ada tenaga honorer," ungkap dia.

Baca juga: Pekerja Tepis Tudingan Galian C Biang Kerok Banjir di Kota Sorong, Ancam Geruduk Kantor Wali Kota

Baca juga: Pj Wali Kota Sorong Terpaksa Jalan Kaki, Pakaiannya Kecipratan Lumpur saat Tinjau Lokasi Galian C

Ia berharap, semasa tongkat kepempimpinan Wali Kota Sorong diemban George Yarangga, dapat merealisasikan harapan dari para honorer.
Kemudian, informasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sorong bahwa ratusan honorer itu sudah terdata pada database pemerintah.

Dari 560 honorer, ada sebagian sudah mengabdi kurang lebih 25 tahun tapi tak kunjung diangkat menjadi ASN.
Oleh sebabnya, ia berharap adanya kebijakan yang rasional dari pemerintah kota setempat demi kejelasan nasib honorer.

"Jika Wali Kota Sorong tidak mampu urus, maka kami akan langsung pergi tanya ke Menteri tentang nasib kami," pungkas dia.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved