Kisah Dito Nuboba, Dulu Atlet Senam Berprestasi Indonesia Asal Manokwari Kini Bisnis Kaus Kaki

Kisah Dito Nuboba, Mantan Atlet Senam Berprestasi Papua Barat Kini Bisnis Kaus Kaki sebagai penghasilan tambahannya

TRIBUNPAPUABARAT.COM/Kresensia Kurniawati Mala Pasa
MANTAN ATLET - Zakarias Benny Nuboba atau akrab disapa Dito (25), mantan atlet senam berprestasi Papua Barat, berpose memamerkan kaus kaki merek 'Kasumasa' miliknya di stan apparel booth perhelatan Futsalocal pada Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Zakarias Benny Nuboba atau akrab disapa Dito (25), mantan atlet senam berprestasi Papua Barat, berbagi kisahnya, ihwal terjun ke dunia bisnis penjualan kaus kaki dengan merek 'Kasumasa'.

Bermula pada 2020, Dito sengaja membeli banyak kaus kaki dari Jakarta, untuk dijual kembali kepada teman dan kerabatnya di Manokwari, Papua Barat.

"Waktu itu hasilnya hanya untuk uang jajan. Lalu, sa lihat peluang kalau di Manokwari sini, seperti belum ada yang khusus jual kaus kaki. Ya sudah, mulai April tahun ini sa coba serius," kata Dito saat ditemui TribunPapuaBarat.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Optimistis Lolos Pileg 2024, Partai Buruh Papua Barat Pasang Target Tinggi

Baca juga: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Manokwari Paparkan Rencana Kawasan Transmigran di Pantai Utara

Di samping peluang pasar, Dito menyadari kaus kaki termasuk sebuah item fashion yang dibutuhkan saat ini.

Tidak hanya dipakai oleh para olahragawan, tetapi masyarakat pada umumnya. Seperti para pelajar dan pekerja kantoran.

Oleh sebab itu, mahasiswa semester akhir jurusan antropologi Universitas Papua itu pun, memutuskan memakai tabungannya sendiri untuk berjualan kaus kaki via online.

"Nama brand Kasumasa itu artinya terima kasih dalam bahasa Biak," ujar pria kelahiran Manokwari, 30 Mei 1997 asal Serui itu.

Dito mengaku, walaupun modal memulai bisnis kaus kaki terbilang cukup besar, karena beban ongkos pengiriman produknya yang disuplai dari Depok.

Namun, ia merasa bersyukur karena dalam sebulan bisa meraup omzet Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Bahkan, kaus kaki 'Kasumasa' miliknya sudah dikirim ke luar Manokwari, seperti di Kaimana, Jayapura, dan Sorong.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved