Film Lamek Karya Anak Papua Buat Pangdam Kasuari Berlinang Air Mata

Sebuah maha karya anak-anak Papua Barat, yang dibuat dalam sebuah film dokumenter berjudul Lamek, berhasil membuat air mata Pangdam Kasuari bercucuran

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, takut menahan air mata saat nonton film Lamek, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebuah maha karya anak-anak Papua Barat, yang dibuat dalam sebuah film dokumenter berjudul Lamek, berhasil membuat air mata Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema meneteskan air mata.

Film berdurasi 40 menit yang mengangkat anak asli Arfak, mengisahkan perjuangan Lamek Dowansiba dalam memberantas buta aksara di kampung halamannya.

Gabriel menilai, cerita Lamek menggambarkan banyak hal prinsip yang wajib dicontohkan.

Baca juga: Berangkat dari Literasi, Kegigihan Anak Arfak Berantas Buta Aksara Difilmkan

"Saya sungguh sangat berterimakasih karena ini merupakan pemikiran keras," ujar Gabriel, sembari berlinang air mata, Sabtu (10/9/2022).

Ia bersyukur, lantaran kemurahan Tuhan pihaknya ditempatkan di Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat.

Pria asal NTT itu menuturkan, kesederhanaan lewat film ini mengajak semua pihak agar harus bekerja sama.

"Kita segera memulai untuk menata kembali dunia pendidikan, agar tidak lagi ada yang bicara Ba Bi Bu," tuturnya.

Ia berharap, lewat kesempatan ini semua pihak di Papua Barat, segera mengikuti langkah yang dibuat oleh Lamek Dowansiba untuk memberantas buta aksara di tanah Papua.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved