IKAL Jatim Papua Barat Bersihkan Puluhan Titik Bekas Banjir di Kota Sorong

Bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun masyarakat umum

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PEDULI- Ketua IKAL Jatim Provinsi Papua Barat, Yohanis Momot saat ditemui awak media di Kota Sorong usai melakukan aksi pembersihan lokasi bekas banjir, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun masyarakat umum.

Berbagai bantuan seperti sembilan bahan pokok (sembako) secara maraton sudah disalurkan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Kali ini, bantuan itu datang dari organisasi Ikatan Alumni Jawa Timur (IKAL Jatim) Papua Barat.

Baca juga: POTRET Galian C Disinyalir Biang Kerok Banjir Kota Sorong, Bukit Kawasan Hutan Lindung Sudah Gundul

Baca juga: Anggota DPR RI Ini Sebut Ada Permainan BBM di Kota Sorong, Polisi Perlu Berantas

Ratusan alumni itu, turun ke jalan menggandeng pemuda dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) se-Kota Sorong untuk melakukan pembersihan pada daerah bekas banjir.

Ketua IKAL Jatim, Yohanis Momot menyampaikan, aksi tanggap banjir Kota Sorong sudah dilakukan di 20 titik. Mulai dari Rufei, Klademak hingga Distrik Sorong Timur.

"Seluruh lapisan masyarakat bersama IKAL Jatim turun dan masuk ke semua titik," ucap Yohanis Momot kepada awak media, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: PUPR Papua Barat Mulai Kerahkan Alat Berat Bongkar Drainase Tertutup di Kota Sorong

Ia menjelaskan, pembersihan lokasi bekas banjir yang dilakukan bersama sejumlah elemen masyarakat menggambarkan bahwa masyarakat di Kota Sorong peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Kita sangat sedih ketika banjir, dan hari ini mereka turun ke titik banjir. Katanya orang Sorong cuek dengan banjir, itu salah," ucap Yohanis yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat.

Baca juga: Kepala BPK Papua Barat Sebut Status Opini WTP Bisa Berubah Jika Laporan Penggunaan APBD Tak Detail

Latar belakang pembersihan lokasi banjir, karena IKAL Jatim peduli terhadap penderitaan yang dialami warga di Kota Sorong akibat dilanda banjir beberapa pekan terakhir ini.

"Ini masalah rakyat Sorong, dan bukan saja tanggung jawab pemerintah saja tapi kita semua perlu turun bantu pemerintah juga," jelasnya.

Baca juga: Kejati Papua Barat Tangkap Pejabat Ini, Dugaan Korupsi KPR Fiktif, Rugikan Negara Rp 12 Miliar

Dengan aksi bersama ini, ia berharap masyarakat Kota Sorong bisa lebih mencintai kebersihan dengan menerapkan perilaku cinta kebersihan lingkungan.

"Jangan buang sampah sembarang, karena risikonya sangat besar bagi masyarakat sendiri," pungkas dia.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved