Berita Manokwari

Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah se-Papua Barat Gelar Mimbar Bebas: Angkat Isu Mutilasi

Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah se-Papua Barat Gelar Mimbar Bebas: Angkat Isu Mutilasi dan berharap kasus yang melibatkan oknum itu tuntas

Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM//Marvin Raubaba
MIMBAR BEBAS - Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah di Manokwari Menggelar Mimbar Bebas, Jumat (9/9/2022). Mereka berdiskusi dan sampaikan aspirasi terkait dugaan pelanggaran HAM di Timika Papua. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah di Manokwari menggelar mimbar bebas, Jumat (9/9/2022). Mereka membahas isu mutilasi yang dilakukan oknum aparat penegak hukum.

Ketua forum mimbar bebas, Fransiskus Utii mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyuarakan dan mendukung tuntutan pihak keluarga korban atas kasus mutilasi.

"Empat warga sipil yang menjadi korban itu merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan masih satu suku dengan kami," ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com.

Baca juga: Hermus Indou Letak Batu Pertama Pembangunan Puskesmas di Prafi: Kami Ingin Tingkatkan Pelayanan

Baca juga: Partai Prima Manokwari Optimistis Lolos Pemilu 2024, Terima Kunjungan Bawaslu

Ia menambahkan, masing-masing IMPT dari 15 Korwil yang bergabung dalam mimbar bebas itu juga menyuarakan hal serupa.

"Paling utamanya dalam kegaiatan ini, kami Mahasiswa mendukung penuh tuntutan dari keluarga korban," kata Fransiskus.

Kendati demikian, para mahasiswa berharap dari hasil mimbar ini, pemerintah bisa mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Dan pihak korban juga diberi perlindungan hukum.

"Kepada pihak-pihak yang melakukan investigasi, kami minta supaya harus netral," ucapnya.

Baca juga: Prihatin Berdiri Sejak 2007, SMPN 15 Rendani Cuma Punya 6 Ruang Kelas, Begini Penjelasan Kepsek

Baca juga: Sejarah Singkat Berdirinya Ikatan Keluarga Flobamora, Clinton: di Tanah Rantau Kita Satu Keluarga

Mereka menilai, kasus ini merupakan pelanggaran HAM yang berat dan akan dikenang oleh banyak kalangan masyarakat bahkan generasi penerus.

"Jadi kami meminta terutama kepada Bapak Presiden Jokowi dengan hormat bisa mendengar suara kami, agar segera tuntas," ungkapnya.

Pada kegiatan mimbar bebas ini, dihadiri organ mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Manokwari yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT).

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved