Kapolda Papua Barat Ngaku Tersinggung soal Film Lamek Maha Karya Anak Papua

Pemutaran film dokumenter dengan judul Lamek di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membuat Jenderal bintang dua di Polda Papua Barat tersinggung.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahu Monang Silitonga, mengaku tersinggung saat nonton film Lamek, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemutaran film dokumenter dengan judul Lamek di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membuat Jenderal bintang dua di Polda Papua Barat tersinggung.

Hal ini diakui Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, saat menghadiri peluncuran film Lamek.

"Menyaksikan film ini hanya ada dua rasa, antara tersentuh dan juga saya tersinggung," ujar Daniel, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Film Lamek Karya Anak Papua Buat Pangdam Kasuari Berlinang Air Mata

Ia merasa tersinggung lantara pihaknya sebagai aparat tidak bisa berbuat apa-apa kepada generasi muda Papua.

"Kita semua tersinggung karena perjuangan seorang Lamek yang berjuang untuk mengenalkan huruf kepada anak-anak di pedalaman Papua Barat," tuturnya.

Apalagi, dengan medan di Papua lebih jauh berbeda dengan provinsi yang ada di pulau Jawa.

"Orang di sana sudah berbicara bulan, kita di sini baru mau mengenal huruf A B C D hingga Z," jelas Daniel.

Olehnya itu, ia mengaku sosok Lamek adalah anak muda luar biasa.

Baca juga: Berangkat dari Literasi, Kegigihan Anak Arfak Berantas Buta Aksara Difilmkan

"Ini adalah pelajaran yang sangat berharga agar kita semua harus bisa keroyok persoalan buta aksara di Papua Barat," pungkasnya.

Ke depan, pihaknya ingin menginstruksikan seluruh jajaran agar bisa memetik pelajaran dari Lamek.

Sehingga, bisa menjadi figur dalam berkontribusi untuk memajukan pendidikan di tanah Papua.(*)

Berita terkait lainnya

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved