Breaking News:

PUPR Papua Barat Mulai Kerahkan Alat Berat Bongkar Drainase Tertutup di Kota Sorong

Drainase, jembatan penghubung jalan dan lokasi usaha warga juga dibongkar untuk mengoptimalkan pengerukan lumpur dan sampah. Saat memulai pembongkaran

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
DRAINESE : Satu alat berat sedang melakukan pembongkaran jembatan penghubung di Jalan Basuki Rahmat, Kilometer 12 tepatnya di depan Marksas Polres Sorong Timur, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Barat mulai melakukan pengerukan sejumlah drainase di Kota Sorong, pada Sabtu (10/9/20220.

Pantauan awak media di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Klawalu, Distrik Sorong Timur drainase yang tertutup terpaksa harus dibongkar agar proses pengerukan maksimal.

Baca juga: Kerja Cepat Paulus Waterpauw, Dadakan Tinjau Pengerukan Drainase, Warga: Terima kasih Pak Gubernur

Upaya ini bagian dari solusi meminimalisir banjir yang kerap melanda Kota Sorong dalam beberapa pekan terakhir.
Tampak saluran air di depan tempat usaha warga, digenangi lumpur dan sampah plastik.

Tak hanya drainase, jembatan penghubung jalan dan lokasi usaha warga juga dibongkar untuk mengoptimalkan pengerukan lumpur dan sampah.
Sisa kerukan langsung dimasukan ke dalam truk yang telah terparkir di pinggir jalan raya.

Baca juga: Robert Kardinal Bilang Reklamasi Tembok Berlin Jadi Biang Kerok Banjir Kota Sorong

Baca juga: Papua Muda Inspiratif Kota Sorong Salurkan Bantuan untuk Warga yang Terdampak Banjir dan Longsor

Saat memulai pembongkaran, warga setempat melakukan protes.
Namun, PUPR tetap melaksanakan pembongkaran drainase tertutup agar dapat dikeruk menggunakan alat berat.

Umar, seorang pengusaha mengatakan, ia rela jembatan yang telah dibangun sejak 2010 silam dibongkar untuk mencegah penyumbatan parit.
Ia berharap, semua pengusaha yang berada di lokasi tersebut bisa mendukung pekerjaan dari pemerintah daerah.

Baca juga: HMI dan Mahasiswa Manokwari Distribusi Bantuan ke Korban Banjir Sorong

Baca juga: Kisah Bripka Septinus Arui, Polisi yang Pernah Jadi Guru di Pedalaman Tambrauw

"Saya ikhlas dibongkar kalau demi kebaikan bersama. Dan memang di toko saya sering kebanjiran," katanya kepada TribunPapuaBarat.com.

Hingga berita terbit, pembongkaran di lokasi sepanjang dua Kilometer itu masih berlangsung dan dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Papua Barat Yohanis Momot.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved