Papua Barat Memilih

Siap Bermitra, Ketua Bawaslu Manokwari: Jika Ada yang Berkaitan dengan Pemilu Silahkan Undang Kami

Fungsi pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu dan KPU melainkan semua pihak termasuk parpol

TRIBUNPAPUABARAT.COM/LIBERTURS MANIK ALLO
MITRA- Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari Syors Prawar saat mengunjungi Sekertariat DPD Partai Gelora Manokwari di Jalan Mako Brimob, Sowi, Distrik Manokwari Selatan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat siap bermitra dengan partai politik (Parpol) di wilayah setempat.

Bahkan, Bawaslu Manokwari tak menginginkan ada jarak dengan parpol.

"Pada prinsipnya kita bagian daripada mitra," kata Ketua Bawaslu Manokwari Syors Prawar kepada awak media di Manokwari, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Bawaslu Fokus Awasi Penilaian Keanggotaan Parpol yang Dilakukan KPU

Baca juga: Bawaslu Papua Barat Terima Satu Laporan Pencantutan Nama di Parpol

Pihaknya membutuhkan parpol untuk mengawasi tahapan pemilihan baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Bawaslu.

Sebab, fungsi pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu dan KPU melainkan semua pihak termasuk parpol.

"Dalam waktu dekat kami juga akan mengundang parpol ke kantor kami," ujarnya.

Baca juga: Ketua Partai Gelora Manokwari Klaim Miliki Bacaleg Potensial di Empat Dapil

Baca juga: Kapolda Papua Barat Ngaku Tersinggung soal Film Lamek Maha Karya Anak Papua

Bawaslu Manokwari juga bakal melakukan kegiatan-kegiatan internal seperti, pelatihan saksi.
Selain itu, Bawaslu Manokwari siap menjadi narasumber bilamana parpol melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pemilu.

"Dan itu gratis tidak dibayar. Karena kalau dibayar kami melanggar kode etik," tekannya.

Baca juga: Pemkab Manokwari Sediakan Lahan untuk Lapas Manokwari, Kalapas: Kami Tunggu Realisasinya

Baca juga: PUPR Papua Target 14 Hari Pengerukan Drainase di Kota Sorong Rampung

Pihaknya juga telah membuat grup WhatsApp yang isinya pengurus parpol di Manokwari. Grup itu berfungsi sebagai wadah menyalurkan informasi kepada pengurus parpol yang sedang mengikuti tahapan pemilu 2024.

"Keterlambatan informasi juga bisa jadi menimbulkan miskomunikasi. Bawaslu mengambil langkah seperti ini, mau mendukung dan meminimalisir pelanggaran-pelanggaran di antara kita," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved