Breaking News:

Manokwari Memilih

Bawaslu Manokwari Minta Parpol Edukasi Politik yang Baik, Ketua: Tolak Money Politik

Bawaslu Manokwari Minta Parpol Edukasi Politik yang Baik, Ketua: Tolak Money Politik, sehingga pemilu bisa adil, demokrasi

Penulis: Libertus Manik Allo | Editor: Jefri Susetio
istimewa
BAWASLU - Bawaslu Manokwari meminta seluruh partai politik untuk melakukan sosialisasi pendidikan politik kepada warga. Bawaslu berkunjung ke DPK Partai Prima. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari, Syors Prawar meminta, para pengurus, kader, simpatisan partai politik (Parpol) baik di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk membangun edukasi politik yang baik.

"Jadi mengenai tentang pendidikan politik itu bukan hanya tugas kami, tapi tanggungjawab bersama semua pihak," katanya saat ditemui TribunPapuaBarat.com di Manokwari, Sabtu (11/09/2022).

Dia menyampaikan, masyarakat awam yang belum mengerti dan memahami tentang politik biar bisa paham. Apalagi, proses tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2024 sedang berproses di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Bermodal Uang Bidik Misi, Iqbal Kurniawan Mahasiswa Universitas Papua Sukses Berbisnis Pakaian

Baca juga: Profil Wagus Hidayat, Owner PT Semuwa Group, Dulunya Pedagang Minyak Eceran Wamena Papua

Selain itu, kata dia, partai politik melakukan sosialisasi terkaitpaut pendidikan politik yang baik untuk organisasi kemasyarakatan di Manokwari.

"Ini kan masih ranah partai. Nanti untuk LMA, dewan adat, dan ormas-ormas akan kami buat," ujarnya.

Menurutnya, program seperti itu sudah dilakukan sejak 2019. Seperti, Bawaslu bentuk kampung tolak politik uang dan lain sebagainya.

"Itu programnya kami dan sejak 2019. Kita sudah lakukan itu semua. Kami panggil pihak-pihak terkait menjadi bagian daripada mitra kerja," ujarnya.

Lebih lanjut, ia akan membuat surat edaran dan kampanyekan penolakan serangan fajar serta money politik dalam bentuk apapun.

"Yang kami butuh keterlibatan partai politik. Kita sepakat untuk membentuk pemilu yang aman, bersih, jujur, adil dan sejahtera," katanya.

Ia menambahkan, Bawaslu Manokwari membutuhkan partai politik untuk mengawasi tahapan pemilihan baik di KPU maupun Bawaslu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved