Berita Kota Sorong

Misa Minggu ke-24, Pastor Faris: Umat Diajak Selalu Kembali ke Allah Saat Berdosa

Misa Minggu ke-24, Pastor Faris: Umat Diajak Selalu Kembali ke Allah Saat Berdosa Karena Allah selalu Maha rahim, Allah selalu Maha murah

Petrus Bolly Lamak/TribunPapuaBarat.com
HARI MINGGU: Pastor Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu Kota Sorong, sedang membagi hosti dalam perayaan ekaristi Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Umat Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu, Kota Sorong melaksanakan misa hari minggu biasa ke-24.

Misa dipimin langsung oleh Pastor Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu, Pater Faris Ohoilean, SVD Minggu (11/9/2022).

Perayaan ekaristi di mulai pukul 08.30 WIT dengan menerapakan protokol kesehatan Covid-19. Tema hari Minggu ke-24 adalah hidup dalam kerahimn Allah.

Baca juga: Doa Katolik Mohon Ketaatan, Diambil dari Puji Syukur Nomor 152

Baca juga: Doa dalam Keberhasilan dan Kegembiraan di Agama Katolik, Diambil dari Puji Syukur Nomor 139

Bacaan-bacaan kitab suci hari ini menggambarkan Allah yang maha rahim itu dalam banyak hal. Bahwa, Allah berencana menghukum tapi kemudian mengampuni dan mengingat janji-Nya, untuk keselamatan umat manusia.

"Karena itu, sebagai umat beriman melihat bacaan-bacaan hari ini mendengar dan merenungkannya," kata Pastor Faris kepada TribunPapuaBarat.com seusai misa.

Pastor Faris berujar, kita semua diajak selalu kembali kepada Allah dari kelesuan-kelesuan, kita kembali kepada Allah ketika kita sudah berdosa.

"Karena Allah selalu Maha rahim, Allah selalu Maha murah dengan gembira menyambut kehadiran kita semua untuk menerima rahmat dan berkatnya," ungkapnya.

Bacaan injil hari ini diambil dari Penginjil Lukas 15:1-32 tentang perumpamaan tentang domba yang hilang. Ayat yang paling menarik dari bacaan inji tersebut yakni, ayat 29 sampai 32.

Baca juga: Doa Katolik Mohon Tanggung Jawab, Diambil dari Puji Syukur Nomor 145

Baca juga: Doa Katolik untuk Pencari Kerja, Diambil dari Madah Bakti Nomor 21 C

Dalam ayat itu, diceritakan bahwa ada perbincangan antara seorang ayah bersama anak sulungnya.

Di mana anak sulungnya kecewa karena ayahnya membuat acara syukuran atas ditemukan adiknya yang hilang.

Ayat yang menggambarkan kekecewan anak sulung termuat pada ayat 29 "tetapi ia menjawab ayahnya katanya: telah bertahun-tahun aku melayani bapak dan belum pernah aku melanggar perintah bapak, tetapi kepadaku belum pernah bapak memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita denga sahabat-sahabatku.

Inti dari renungan pada bacaan injil hari ini adalah, Aku berkata kepadamu: demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved