DOB Tanah Papua

Kota Sorong Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya, Tokoh Agama: Intinya Kesejaterahan OAP Penting

Kota Sorong Ibu Kota Papua Barat Daya, Tokoh Agama: Intinya Kesejaterahan OAP Penting, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
(Google Maps)
Peta Papua dan Papua Barat 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Rapat pengambilan keputusan tingkat-1 DPR RI tentang rancangan undang-undang (RUU) calon Provinsi Papua Barat Daya telah diputuskan.

Dalam keputusan itu, Komisi-II DPR RI bersama fraksi partai menyetujui dua hal krusial.

Di antaranya, pengambilan keputusan tingkat satu yaitu Ibu kota Provinsi Papua Barat Daya berkedudukan di Kota Sorong.

Baca juga: Mama Benselina, Hidupnya Bergantung Jantung Pisang di Pasar Sorong: Semakin Parah Nasib Kami

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Jemput Paksa Penjual Togel di Sanggeng Manokwari, Warga Palang Lampu Merah

Dengan cakupan wilayah meliputi, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Raja Ampat, Maybrat dan Kota Sorong.

Menanggapi putusan itu, Ketua Klasis GKI Sorong, Pendeta Isak Samuel Kwatolo mengatakan mendukung setiap keputusan dari pemerintah.

"Kalau tanggapan saya trada (tidak) ada masalah ibu kota Papua Barat Daya berkedudukan di kota Sorong," katanya kepada TribunPapuaBarat.com lewat sambungan telepon Selasa (13/9/2022).

Menurut Isak, kalau Kota Sorong jadi Ibu kota Provinsi Papua Barat Daya hanya memenuhi syarat saja tidak jadi masalah.

Tapi untuk pembangunan ke depan sangat tidak memungkinkan lagi. Karena letak geografis Kota Sorong sangat kecil.

"Luas Kota Sorong ini sampai hari ini yang kita lihat sudah sangat padat. Tapi kalau hanya penuhi syarat saja tidak ada masalah," ujarnya.

Ia bilang, Kota Sorong bisa jadi ibu kota Provinsi Papua Barat sementara. Nanti dipertimbangkan bisa ke Kabupaten Sorong maupun Sorong Selatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved