Berita Kota Sorong

Belanja Masalah, BPJS Kesehatan Sebut Masalah Utama Kekosongan Obat di Faskes Kota Sorong

Belanja Masalah, BPJS Kesehatan Sebut Masalah Utama Kekosongan Obat di Faskes Kota Sorong, Berikut Penjelasan Utama

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
KEKOSONGAN OBAT - Pejabat pelaksana sementara (PPs) Kepala Cabang Sorong BPJS Kesehatan Sorong, Ambar Permana, menyampaikan kekosongan obat jadi masalah prioritas, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Dalam focus group discussion bersama BPJS kesehatan, terungkap kekosongan obat-obatan jadi masalah prioritas.

Pejabat pelaksana sementara (PPs), Kepala Cabang Sorong BPJS Kesehatan Sorong, Ambar Permana menyampaikan, dari berbagai permasalahan yang ditemukan ada beberapa yang jadi prioritas. Seperti kekosongan obat di Kota Sorong.

Persoalan kekosongan obat masih akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Sorong akan Gelap Gulita 6 Bulan, Tower Sutet Nyaris Roboh karena Aktivitas Galian C

Baca juga: Tertibkan Sistem Rujukan Berjenjang JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi bagi FKTP dan FKRTL

"Paling urgent itu masalah kekosongan obat di Kota Sorong, ini dinas teknis harus koordinasi dengan kementerian kesehatan dengan cara menyurat ke sana," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (14/9/2022).

Selain itu, kata dia, ada juga masalah kepersertaan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) khususnya di Kota Sorong.

Kendala kepesertaan Jamkesda di Kota Sorong mengakibatkan peserta atau masyarakat Kota Sorong yang membutuhkan kesehatan tidak bisa terlayani dengan baik.

"Ada kendala anggaran yang disampaikan dari pihak DPRD Kota Sorong di mana anggaran 2022 itu mencukupi. Tetapi di tahun 2021 itu ada utang sehingga terbebani," ujarnya.

Ia berujar, ada perbedaan Jamkesda di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Di mana Jamkesda Kabupaten Sorong open sedangkan Jamkesda di Kota Sorong close.

Artinya, Jamkesda di Kabupaten Sorong peserta ataupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan langsung mendaftar dan diaktifkan.

Baca juga: Optimalkan Layanan Kesehatan, BPJS Belanja Masalah Difasilitasi Kesehatan Kota dan Kabupaten Sorong

Baca juga: Gelar Sosialisasi Kepemiluan, Bawaslu Papua Barat Tekankan Penyandang Disabilitas Punya Hak Serupa

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved