Berita Kota Sorong

Sidang Sinode Keuskupan Manokwari-Sorong, Pupuk Kebersamaan Hidup Menggereja

Sidang Sinode Keuskupan Manokwari-Soring, Pupuk Kebersamaan Hidup Menggereja, berikut penjelasan terkait acara tersebut

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
SINODE - Keuskupan Manokwari-Sorong melaksanakan Sidang Sinode yang berlangsung selama tiga hari kedepan terhitung (13-15 September 2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Guna memupuk rasa kebersamaan dalam berjemaat serta melaksanakan tugas perutusan gereja, Keuskupan Manokwari-Sorong melaksanakan Sidang Sinode yang berlangsung selama tiga hari kedepan terhitung (13-15 September 2022).

Sinode yang bertema "Membina Diri Dalam Gereja Yang Sinodal" ini    dimulai dengan misa kudus bersama dalam Gedung Gereja Katedral Sorong yang kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan di Graha Lux Ex Oriente.

Ketua Steering Committee, Romo Jeremias Rumlus mengatakan,   Sinode lebih kepada evaluasi dari program-program kerja yang diterapkan dalam kehidupan bergereja.

"Ini evaluasi program-program apa saja yang    telah dikerjakan dalam kehidupan bergereja," katanya kepada Tribunnpapuabarat.com.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Film Taklukan Mimpi, Debut Sineas Teluk Wondama, Capai 10.000 Penonton

Baca juga: TEGAS, Kapolres Sorong Kota Janji Segera Tangkap Pengeroyok Staf KPK

Laporan evaluasi, kata dia, akan diikuti masing-masing Pastor Paroki, Dewan Paroki Pengurus Dewan Pastoral, Paroki Perwakilan Perempuan kemudian Perwakilan dari Orang Muda Katolik, total keseluruhan berjumlah 220 orang.

Ia bialng, 31 Paroki se-Provinsi Papua Barat yang ikut serta dalam sidang sinode keuskupan kali ini.

"Ada tiga narasumber yang akan melakukan persentase sesuai dengan tema tentang persekutuan partisipasi," ujarnya.

Baca juga: Ini 10 Kuliner Unik dan Lezat yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Wisata Papua Barat

Baca juga: Polda Papua Barat Tangkap 2 Wanita Pelaku Judi Togel di Manokwari, Sempat Diprotes Warga

Ia menjelaskan, presentase mencakup cara mengenai    partisipasi jemaat dalam hidup dan gereja serta tugas perutusan gereja.

Materi itu, kemudian dilaporan dari 7 tujuh wilayah gerejani se-Papua Barat dan wilayah-wilayah tersebut. Seperti Sorong, Aimas, Maybrat, Fak-Fak, Kaimana Bintuni dan Manokwari.

Sinode ini diharapkan dapat memupuk hidup kebersama lebih baik sekaligus bangun persekutuan jemaat agar turut berpartisipasi dalam program-program kerja serta kegiatan-kegiatan perutusan gereja.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved