Berita Kota Sorong

Sorong akan Gelap Gulita 6 Bulan, Tower Sutet Nyaris Roboh karena Aktivitas Galian C

Tower Sutet Nyaris Roboh karena Aktivitas Galian C, Sorong akan Gelap Gulita 6 Bulan, roboh mengakibatkan kota dan Kabupaten Sorong black out

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
SUTET - Penampakan Tower sutet yang nyaris roboh di Kelurahan Matalamagi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (14/9/2022). Diduga akibat galian C tanpa izin 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Tujuh tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 150 kV hampir roboh akibat aktivitas pertambangan galian C di Kilometer 10 masuk, Kelurahan Matalamagi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat.

Tujuh tower sutet itu dikhawatirkan akan roboh jika aktivitas galian C di lokasi masih tetap beroperasi.

Manajer Proyek Kelistrikan Papua Barat, Nimbrod Tambunan mengatakan, tower yang berada di area tambang galian C adalah tower 10 sampai tower 16.

Apabila dibiarkan Pemerintah Kota Sorong, ke depannya    akan roboh mengakibatkan Kota Sorong dan Kabupaten Sorong black out.

"Padam seluruhnya tidak ada lagi kegiatan   kelistrikan," katanya saat rapat dengan KPK di Sorong, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Tertibkan Sistem Rujukan Berjenjang JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi bagi FKTP dan FKRTL

Baca juga: PPUAD Harapkan Pemilu 2024, Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

Dia berujar, masyarakat harus peduli dan menjaga infrastruktur PLN yang telah dibangun. 

"Ini perintah, kami laksanakan dari Bapak Presiden Joko Widodo supaya Papua terang," ujarnya.

Nimbrod bilang, selama ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian, BPN Sorong dan KOREM 181/PVT, bahkan pemerintah hingga tingkat Distrik terkait pelepasan tanah.

Perbaikan tower sutet yang tumbang butuh waktu lama dan berpotensi memutus aliran listrik.

Baca juga: Akademisi Nilai Pemanfaatan Dana Desa di Papua Barat Belum Maksimal, Beri Penjelasan Berikut Ini

Baca juga: Gelar Sosialisasi Kepemiluan, Bawaslu Papua Barat Tekankan Penyandang Disabilitas Punya Hak Serupa

Pemulihannya sangat lama, satu semester atau enam bulan Kota Sorong bisa gelap gulita.

"Marilah kita sama-sama menjaga apa yang sudah pemerintah bangun karena itu adalah sangat berguna bagi kita dan anak cucu kita," katanya.

Sebagai penanggung jawab dalam proyek tersebut, pihaknya berencana akan menyerakan tower sutet itu kepada PLN Wilayah Sorong setelah pembagunan selesai.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved