KPK Sasar Papua Barat

TEGAS, Kapolres Sorong Kota Janji Segera Tangkap Pengeroyok Staf KPK

TEGAS, Kapolres Sorong Kota Janji Segera Tangkap Pengeroyok Staf KPK di lokasi galian C yang menyebabkan kerusakan hutan

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
PALANG JALAN - Warga pekerja galian C blokade jalan saat mobil iring-iringan KPK usai melakukan pemasangan plang di lokasi galian C kawasan Kampung Bugis Kelurahan Matalamagi Distrik Sorong Utara Kota Sorong Selasa (13/9/2022). Staf KPK Dikeroyok Warga Sorong 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Kapolres Sorong Kota AKBP Johannes Kindangen mengatakan, pelaku pengeroyokan terhadap staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera ditangkap.

"Laporannya akan segera dimasukan dan pelakunya akan    segera kami tangkap secepatnya," kata Kapolres saat dihubungi TribunPapuaBarat.com Rabu (14/9/2022).

Kapolres bilang, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan   Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitong terkait kasus tersebut.

"Kami juga sementara menghubungi Kapolda terkait kasus itu. Nanti kami update ya," ujarnya.

Baca juga: Staf KPK Dikeroyok Warga Sorong yang Tolak Penutupan Galian C, Berikut Kronologisnya

Baca juga: Mantan Jubir KPK Ini Yakin PDIP Usung Puan Jadi Capres 2024 Meski Elektabilitas Paling Rendah

Sebelumnya, Seorang Staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikeroyok warga di kawasan Kampung Bugis, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat.

Pengeroyokan diduga dilakukan oleh sekelompok warga yang menolak penutupan galian C di kawasan banjir itu.

Akibat aksi berutal dari warga, staf KPK itu mengalami luka memar di bagian muka.

Ketua Satgas Direktorat Wilayah V Kordinasi dan Supervisi Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Dian Patria membenarkan, stafnya di keroyok oleh sejumlah warga saat mengambil gambar untuk kepentingan dokumentasi (KPK).

"Benar terjadi pengeroyokan terhadap staf kami saat balik dari pemasangan plang di kawasan galian C kampung Bugis," katanya saat di konfirmasi lewat telepon Rabu (14/9/2022).

Dian menyampaikan,   untuk proses hukum pihaknya masih pertimbangkan membuat laporan polisi. Pelaku pengeroyokan itu tidak tahu yang mereka keroyok adalah staf KPK.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved