Berita Manokwari

Tertibkan Sistem Rujukan Berjenjang JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi bagi FKTP dan FKRTL

Tertibkan Sistem Rujukan Berjenjang JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi bagi FKTP dan FKRTL

TRIBUNPAPUABARAT.COM/Kresensia Kurniawati Mala Pasa
JKN KIS - Sosialisasi rujukan berjenjang, dan pencegahan serta penanganan kecurangan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Rabu (14/9/2022). BPJS Kesehatan Cabang Manokwari dan ditujukan kepada FKTP dan FKRTL se-Kabupaten Manokwari. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Manokwari, menggelar sosialisasi rujukan berjenjang, dan pencegahan serta penanganan kecurangan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Rabu (14/9/2022).

Bertempat di sebuah hotel di Manokwari, sosialisasi tersebut dilakukan oleh Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Cabang Manokwari bersama Dinas Kesehatan Manokwari.

Ditujukan kepada perwakilan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) se-Kabupaten Manokwari.

Baca juga: PPUAD Harapkan Pemilu 2024, Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

Baca juga: Akademisi Nilai Pemanfaatan Dana Desa di Papua Barat Belum Maksimal, Beri Penjelasan Berikut Ini

"Sosialisasi ini akan rutin kita lakukan. Supaya menyegarkan kembali bagaimana mekanisme rujukan berjenjang JKN-KIS ini di FKTP dan FKRTL," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Deny Jermy Eka Putra Mase.

Deny membeberkan, selama ini kerap menemukan penyimpangan sistem rujukan berjenjang JKN-KIS di lapangan.

Peserta JKN-KIS bukan pasien gawat darurat, langsung berobat ke FKRTL, termasuk rumah sakit milik pemerintah atau swasta, tanpa membawa surat rujukan dari FKTP.

Padahal, sambung dia, menurut sistem rujukan berjenjang vertikal, pasien harus terlebih dahulu memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama. Seperti yang tertera di kartu JKN-KIS miliknya.

FKTP itu termasuk puskesmas, klinik umum atau dokter keluarga.

Deny menjelaskan, setelah pasien diperiksa, dan dari indikasi medis oleh dokter dinyatakan butuh penanganan lanjut.

Maka, dokter akan menerbitkan surat rujukan ke FKRTL.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved