Komisioner KPU Papua Barat Ikut Rakor untuk Pelaksanaan Pemilu 2024

Untuk tahun ini, KPU RI sedang menyiapkan kerangka kerja terperinci atau blueprint dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih.

Komisioner KPU Papua Barat Ikut Rakor untuk Pelaksanaan Pemilu 2024
TRIBUNPAPUABARAT.COM/LIBERTURS MANIK ALLO
RAKOR - Komisioner KPU Papua Barat Abdul Halim Sidiq saat mengikuti rakor Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat yang digelar KPU Republik Indonesia di Manado, Sulawesi Utara.

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat, Abdul Halim Shidiq mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat  yang digelar KPU Republik Indonesia di Manado, Sulawesi Utara pada 15 hingga 17 September 2022.

Selain Abdul Halim Sidiq, turut hadir juga Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Teknis dan Hubungan Masyarakat KPU Papua Barat, Joni Jitmau.

Baca juga: KPU Papua Barat Konsen Bersihkan Data Ganda dan Anomali, Targetnya Dapat Data Valid Potensi Pemilih

Abdul Halim Sidiq mengatakan, kegiatan yang ia hadiri ini berkaitan dengan sosialisasi dan konsolidasi melalui roadmap menuju pelaksanaan pemilu 2024.

"Jadi, kegiatan kemarin lebih ke internal menuju pemilu 2024," katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: RINCIAN 40 Partai Politik Daftar ke KPU Ikut Pemilu 2024, Baru 24 Parpol Dokumen Lengkap

Baca juga: PPUAD Harapkan Pemilu 2024, Penyandang Disabilitas Lebih Diperhatikan

Dalam rakor tersebut, kata dia, pematerinya tak hanya internal KPU RI melainkan dari perusahaan media audio visual yang berbasis di Jakarta.

Untuk tahun ini, KPU RI sedang menyiapkan kerangka kerja terperinci atau blueprint dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih.

"Ini yang buat KPU RI ya. Dalam blueprint itu apa-apa yang harus disiapkan, seperti sosialisasi dan sebagainya," ujarnya.

Baca juga: PSI Papua Barat Belum Lakukan Rekrutmen Caleg, Tunggu Pengumuman Lolos Jadi Peserta Pemilu

Baca juga: Gelar Sosialisasi Kepemiluan, Bawaslu Papua Barat Tekankan Penyandang Disabilitas Punya Hak Serupa

Blueprint yang sedang disusun, KPU RI juga akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi Komisoner KPU di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Adapun pelatihannya meliputi leadership dan public speaking karena jumlah pemilih milinial cukup signifikan. Sehingga, komunikasi antara penyelenggara pemilu dan pemilih milenial bisa berjalan baik.

"Tahun 2023 itu sudah praktek langsung. 2024 itu monitoring dan evaluasi program-program kerja," tuturnya.

Saat ini KPU telah memiliki aplikasi Sistem Informasi Partisipasi Masyarakat (Siparmas) dan Indeks Partisipasi Masyarakat (IPM)

"Jadi pelaporannya berbasis aplikasi dan akan dihitung indkes partisipasi masyarakat," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved