Berita Manokwari

Pasar Kopi Papua Makin Luas, Dosen Unipa Yusuf Sawaki Promosikan 'Sasha' Hingga ke Surabaya

Yusuf Sawaki (49), dosen sastra Inggris di Universitas Papua, berniat untuk lebih memperkenalkan kopi Papua.

Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Kresensia Kurniawati Mala Pasa
Yusuf Sawaki (49), dosen sastra Inggris di Universitas Papua, berpose di stan 'Sasha's house'. Ia menjual aneka kopi Papua kemasan saat gelaran Forestival TWA Gunung Meja di Manokwari, Papua Barat, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Kresensia Kurniawati Mala Pasa

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Kopi Papua terkenal karena kekhasan cita rasa dan aromanya di kalangan penikmat kopi.

Alhasil, kopi Papua digandrungi di pasaran lokal, nasional, hingga internasional.

Yusuf Sawaki (49), dosen sastra Inggris di Universitas Papua, berniat untuk lebih memperkenalkan kopi Papua.

Ia tidak ikutan membangun kedai kopi, yang menurutnya makin menjamur di Manokwari, Papua Barat.

Yusuf memilih menjual kopi dari dataran tinggi Papua itu dalam bentuk kemasan biji dan bubuk.

Baca juga: Budidaya Kopi Arabika Unggul, BPTP Papua Barat Beri 1000 Benih Bagi Petani Pegunungan Arfak

"Kopi kemasan apalagi yang bentuk bubuk itu lebih mudah untuk dibeli masyarakat. Bisa seduh sendiri, tanpa harus ke kedai kopi," ujar Yusuf Sawaki saat ditemui TribunPapuaBarat.com belum lama ini.

Pria kelahiran Wamena, 8 Juli 1973, itu menyebut ada beberapa jenis kopi Papua yang dijual di usaha 'Sasha's house' miliknya.

Di antaranya ada kopi Tangma, kopi Kiwirok, kopi Tiom, dan kopi Pegunungan Bintang.

Ia mendatangkan kopi-kopi itu dari langsung dari Pegunungan Tengah, Papua.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved