Papua Barat Akan Bahas Dana untuk Pemilu 2024, Besarannya Masih Tunggu Petunjuk Kemenagri

Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, mengatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar alokasi anggaran Pemilu 2024

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Tarsisius M
FOTO: TRIBUNPAPUABARAT.COM/F WEKING
KUA PPAS- Kepala BPKAD Papua Barat, Enos Aronggear, saat ditemui awak media di Manokwari, Senin (19/9/2022). 

Laporan wartawan Tribunpapuabarat.com/Fransiskus Salu Weking 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI-  Pemerintah Provinsi Papua Barat akan membahas alokasi anggaran untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Anggaran tersebut nantinya dihibahkan kepada penyelenggara Pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Papua Barat.

"KPU maupun Bawaslu akan mendapatkan alokasi dana," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat, Enos Aronggear, saat ditemui awak media di Manokwari, Senin (19/9/2022).

Ia menjelaskan, dukungan anggaran Pemilu 2024 diakomodasi melalui postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk tahun 2023.

Proses pembahasannya dapat dilakukan setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPBD) tuntas membahas rancangan APBD perubahan 2022.

"APBD 2023 harus kami bahas serius karena masuk pelaksanaan Pemilu," kata Enos Aronggear.

Baca juga: KPU Papua Barat Akan Undang Media untuk Workshop Jurnalistik Bagi Komisioner dan Staf KPU

Menurutnya, pembiayaan kegiatan Pemilu wajib disediakan oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota.

Karena itu, TAPD Provinsi Papua Barat secara maraton melakukan pembahasan rancangan anggaran tersebut.

"Mulai dari tahun 2023 hingga 2024, pembiayaan Pemilu harus disiapkan pemda," ujar Enos Aronggear.

Halaman
123
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved