Satpol PP Manokwari Tertibkan Kendaraan dan Siswa di Rute Rawan Tawuran Antarpelajar

Penertiban ini, ucapnya, dilakukan di beberapa sekolah yang berada di rute jalan protokol dan rawan tawuran antarpelajar di Kabupaten Manokwari.

Penulis: Infak Insaswar Mayor | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Infak Insaswar Mayor
PENERTIBAN- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manokwari saat melakukan penertiban di SMP N 3 Manokwari, Jalan Yosudarso, Kabupaten Manokwari, Selasa (20/9/2022). 

Laporan Tribunpapuabarat.com Infak Insaswar Mayor

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manokwari menertibkan siswa  yang bolos sekolah dan kendaraan mereka di Manokwari, Selasa (20/9/2022).

Kepala bidang ketentraman dan ketertiban Satpol PP Kabupaten Manokwari, Theodorus Rumbruren, menyebut penertiban itu berlangsung sejak 30 Agustus 2022.

"Kami melakukan penertiban di SMP 1 dan 3," kata Theodorus Rumbruren saat ditemui di SMPN 3 Manokwari, Jalan Yosudarso.

Penertiban ini, ucapnya, dilakukan di beberapa sekolah yang berada di rute jalan protokol dan rawan tawuran antarpelajar di Kabupaten Manokwari.

Dari pantauan Tribunpapuabarat.com, sekira pukul 12.30 WIT, ruas jalan Yosudarso, tepatnya depan SMP Negeri 3 sudah dipadati kendaraan roda dua dan empat.

Baca juga: Siswa SD Negeri 35 Manokwari Jadi Korban Perundungan, Orangtua Korban Kecewa

Dia mengatakan tim penertiban terbagi dua grup dan terdiri dari delapan orang. Sekira pukul 06.20 WIT, petugas berangkat ke lapangan.

Kecelakaan dan tawuran antarpelajar, ucapnya, sering terjadi di daerah tersebut sehingga perlu pengawasan dan penertiban saat jam akses masuk dan keluar sekolah.

Pukul 09.20 WIT hingga pukul 12.30 WIT, petugas patroli untuk penertiban siswa yang berluyuran di dalam kota saat jam sekolah.

Baca juga: Kronologis SMKN 3 Kota Sorong Diseruduk Ratusan Warga, Kapolsek: Awalnya Perkelahian Antar Siswa

Siswa yang kedapatan bolos dan mengunjungi tempat hiburan di antaranya tempat biliar dan play station (PS), ucapnya, langsung diserahkan kembali ke sekolah asal mereka. 

"Kami lakukan ini untuk mencegah hal buruk," kata Theodorus Rumbruren.

Kegiatan ini adalah inisiatif dari Satpol PP, yang berpedoman pada peraturan daerah nomor 3 tahun 2021, tentang ketertiban dan kenyamanan di Kabupaten Manokwari.

"Belum ada peraturan bupati," kata Theodorus Rumbruren. Ia berharap Bupati Manokwari segera menerbitkan peraturan bupati agar bisa ditindak lanjuti ketertiban siswa SD dan SMP. 

 

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved