Wisata Selat Numamuram Papua Barat Tawarkan Spot Diving Bangkai Pesawat Peninggalan PD II

Sekira pada kedalaman 12 meter di tubir karang keras penyelaman di Selat Numamuram, penyelam dapat melihat bangkai pesawat peninggalan perang dunia

Penulis: Libertus Manik Allo | Editor: Tarsisius M
Dokumentasi Humas TNTC
SELAT NUMAMURAM - Dua penyelam saat meng-explore spot diving bangkai pesawat peninggalan Perang Dunia (PD) II di laut Selat Numamuran, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Libertus Manik Allo

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Selat Numamuram merupakan satu dari 14 potensi wisata di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC).

Objek wisata Selat Numamuram masuk wilayah administrasi Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.

Bagi wisatawan yang memiliki hobi menyelam, Selat Numamuram menjadi tempat yang wajib di-explore.

Sekira pada kedalaman 12 meter di tubir karang keras penyelaman, penyelam dapat melihat bangkai pesawat peninggalan perang dunia (PD) II.

Selain spot bangkai pesawat peninggalan PD II, penyelam akan menemukan rataan karang jenis kipas laut.

Di sana, penyelaman dapat melihat ikan terumbu besar bumphead parrotfish atau bolbometopon muricatum yang status konservasinya rentan (menurun).

Baca juga: Kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Punya 14 Potensi Wisata, Wajib Dikunjungi

Di antara karang lunak, penyelam akan menemui rombongan giant trevally atau ikan bobara.

Jika penyelam membawa kamera, ada objek makro yang menarik untuk diabadikan gambarnya seperti, belut pita, udang, Ikan Gobi.

Para wisatawan juga direkomendasikan untuk menyelam di selatan Pulau Ripron, turunlah agak dalam dan susuri, temukan jenis ikan endemik, Ikan Kupu-kupu berhidung panjang berwarna putih.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved