Lukas Enembe Tersangka

Catatan Kasus Lukas Enembe, Ditetapkan KPK Tersangka Korupsi, Gelontorkan Rp 560 Miliar ke Kasino

Catatan Kasus Lukas Enembe, Ditetapkan KPK Tersangka Korupsi, Gelontorkan Rp 560 Miliar ke Kasino

Editor: Jefri Susetio
Tribunnews.com/HO
Lukas Enembe - Catatan Kasus Lukas Enembe, Ditetapkan KPK Tersangka Korupsi, Gelontorkan Rp 560 Miliar ke Kasino 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Gubernur Papua, Lukas Enembe ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka gratifikasi. Akan tetapi, banyak kasus-kasus menyeruak.

Selain itu, ia diduga melakukan korupsi dana operasional Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dan pencucian uang.

Apalagi, PPATK sudah lima tahun lalu menyampaikan hasil analisis sebanyak 12 kali kepada KPK terkait keuangan Lukas Enembe.

Baca juga: Polisi Amankan 14 Orang Pengunjuk Rasa Bela Lukas Enembe, Bawa Kapak, Busur Panah dan Bom Ikan

Baca juga: Kontraktor OAP Sorong Raya Pertanyakan Kesepakatan Pembagian Proyek dari PUPR Papua Barat

Variasi kasusnya ada setoran tunai dan setoran ke pihak lain sebesar Rp 1 miliar sampai ratusan miliar rupiah.

Dan, hasil analisis itu terkait dengan transaksi setoran tunai yang diduga dilakukan Lukas Enembe di kasino judi senilai 55 juta dollar (Singapura) atau Rp 560 miliar.

Dugaan aliran dana dari Lukas Enembe itu merupakan setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu.

Selain itu, Lukas Enembe juga disebut melakukan setoran tunai 5 juta dollar Singapura.

Setoran tunai tersebut, di antaranya, digunakan untuk pembelian perhiasan dan jam tangan dengan harga 55.000 dollar Singapura atau senilai dengan Rp 550 juta.

PPATK juga sudah melakukan pembekuan dan penghentian transaksi kepada 11 jasa keuangan, seperti asuransi dan bank.

Nilai transaksi yang dibekukan Rp 71 miliar lebih. Mayoritas transaksi tersebut dilakukan oleh anak Lukas.

LHKPN Cuma Rp 33,78 Miliar

Halaman
1234
Sumber: Tribun papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved