Perempuan Berusia 33 Tahun Jadi Rentenir, Utang Rp 1,3 Juta Jadi Rp 15 Juta, Robohkan Rumah Undang

perempuan berusia 33 tahun itu memulai bisnis pinjaman itu sejak 2016 dan menetapkan bunga 35 persen per bulan per nasabah.

Editor: Tarsisius M
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Rumah dirobohkan rentenir karena tak bisa membayar utang Rp 1,3 juta. Kasus itu menimpa Undang di Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 10 September 2022. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, GARUT- Perempuan berinisial A (33) merobohkan rumah Undang (47) di Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 10 September 2022.

Kejadian itu berawal dari keluarga Undang yang meminjam uang Rp 1,3 juta pada A yang merupakan rentenir.

Kini, A bersama delapan orang lain ditetapkan tersangka oleh Polres Garut akibat merobohkan rumah Undang.

Perempuan asal Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu menyuruh tujuh suruhannya untuk membongkar rumah Undang.

Keluarga Undang dianggap gagal membayar utang yang semula Rp 1,3 juta lalu membengkak menjadi Rp 15 juta.

Baca juga: Gara-gara Utang Rp 1,3 Juta, Rumah Undang Dirobohkan Rentenir, Istri dan Anak Undang Menangis

Keluarga Undang bukan satu-satunya nasabah perempuan berusia 33 tahun tersebut.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan A memiliki 100 nasabah dalam bisnis pinjamannya.

Mereka tersebar di berbagai wilayah di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

"Sampai saat ini, yang aktif ditagih ada 25 orang," ujar Kapolres Garut saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Garut, Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, A memulai bisnis pinjaman itu sejak 2016 dan menetapkan bunga 35 persen per bulan per nasabah.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Menunggak Pajak Kendaraan Dinas Rp 4 Miliar, Sekda: Itu Utang Pemerintah Daerah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved