Kader HMI Cabang Manokwari Buka Taman Literasi Insan Cita di Universitas Papua

Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari,  membuka lapak baca di Universitas Papua (UNIPA) Manokwari

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari)
Kader HMI Cabang Manokwari membuka taman literasi di Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari,  membuka lapak baca di Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, Kamis (22/9/2022).

Lapak yang dinamakan Taman Literasi Insan Cita itu dibuka tepat di depan Rektorat Unipa Manokwari.

Pengelola Taman Literasi Fadli Rumagia (23) mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari teman-teman HMI di Manokwari.

"Kita membuka Taman Literasi ini karena fenomena di Unipa sekarang hampir tidak ada budaya literasi," ujar Fadli, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Polisi Keluarkan SP3 pada Kasus Laka Maut yang Tewaskan 18 Orang di Pegunungan Arfak

Kader HMI Cabang Manokwari membuka taman literasi di Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Kamis (22/9/2022).
Kader HMI Cabang Manokwari membuka taman literasi di Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Kamis (22/9/2022). ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari))

Sebenarnya, kegiatan ini telah dibuat sebelum Manokwari dilanda oleh pandemi Covid-19.

Hanya saja, kini pihaknya baru membuka kembali Taman Literasi di Unipa Manokwari.

"Kita ingin Taman Literasi ini bisa menjadi pemersatu bagi seluruh teman-teman di Unipa," tuturnya.

Ia berujar, untuk buku-buku di Taman Literasi ini beragam, mulai dari filsafat, novel hingga beberapa buku lainnya.

"Buku-buku di sini beragam sehingga siapapun bisa datang dan ikut baca dan menambah literatur di Taman Literasi," jelas Fadli.

Baca juga: Minim Kunjungan Wisatawan Domestik ke Teluk Cenderawasih, Harga Akomodasi dan Tiket Jadi Penyebab

Selain itu, seorang mahasiswa Fakultas Teknik Unipa Daud Sawen (24) menuturkan, kegiatan ini sangat baik.

"Kita lihat di Unipa ini sudah hampir tidak ada lagi budaya literasi, sehingga kegiatan teman-teman sangat baik," imbuhnya.

Sehingga, lewat cara ini bisa mengajak teman-teman yang suka baca untuk ikut terlibat dalam menambah literatur.

"Dengan membaca bisa menambah referensi dan literatur yang baru, sehingga waktu kosong di kampus tidak terbuang sia-sia," pungkasnya.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved