Kisah Sosok Subhan Ohoimas, dari Anak Tukang Kayu Jadi Kasat Lantas Polres Manokwari

Subhan Ohoimas merupakan seorang putra asal Maluku Tenggara, Maluku, yang kini menjadi Kasat Lantas Polres Manokwari, Polda Papua Barat.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari)
Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas dan jajaran melakukan razia gabungan di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

Waktu itu, pria lulusan SMP Negeri 1 Jayapura Selatan tersebut mengikuti seleksi calon bintara polri, pada 2000 lalu.

"Setelah lulus saya pun ditempatkan untuk pertama kalinya di satuan Sabhara Polres Manokwari," imbuhnya.

Selama enam bulan berdinas di Sabhara, ia pun dimutasi ke unit Urmintu dan Lakalantas, Satlantas Polres Manokwari.

"Hingga 2015 saya pun lulus sekolah inspektur polisi angkatan 44 dan mengenyam pendidikan selama tujuh bulan di Sukabumi," ucap Subhan.

Setelah itu, dirinya ditarik kembali ke Polda Papua Barat sebagai seorang perwira polisi kemudian ditempatkan Ditlantas Polda Papua Barat.

Baca juga: Berangkat dari Literasi, Kegigihan Anak Arfak Berantas Buta Aksara Difilmkan

Selama berada di Ditlantas Polda Papua Barat, Subhan sempat menduduki sejumlah jabatan seperti Panit PJR dan dimutasi Paur STNK hingga 2021.

"Saya kemudian diberikan amanah sebagai Kasat Lantas Polres Manokwari, pada September 2021 hingga sekarang," kata anak bungsu dari empat bersaudara itu.

Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas dan jajaran melakukan razia gabungan di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas dan jajaran melakukan razia gabungan di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari))

Kata Subhan, semua ini harus dia tempuh lantaran sejak kecil telah ikut bekerja menjadi tukang kayu.

Sehingga, Subhan bertekad untuk merubah nasib keluarga dengan latar belakang tukang kayu di Kota Jayapura.

"Untuk merubah nasib itu dimulai dari diri kita sendiri, dengan cara belajar, jujur, kerja keras dan berani menaru harapan terhadap apa yang ingin kita keja," ungkapnya.

Sejak itulah, ia pun membulatkan tekat untuk mengambil contoh dari orang-orang hebat seperti ayah, ibu, paman dan lingkungan sekitar.

Ia berharap, bagi teman atau sahabat yang senasib denangnnya, harus berani mengambil sikap seperti kerja keras, belajar, jujur dan kemudian wujudkan mimpi itu sendiri.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved