Polemik Lukas Enembe, AJI Jayapura Minta Wartawan Kedepankan Jurnalisme Damai

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura meminta jurnalis atau pers harus sesuai dengan prinsip jurnalisme damai.

dok AJI Jayapura
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura meminta jurnalis atau pers harus sesuai dengan prinsip jurnalisme damai saat menyajikan informasi ke publik.

Hal ini diungkapkan Ketua AJI Kota Jayapura Lucky Ireeuw, kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (23/9/2022).

Lucky berujar, akhir-akhir ini publik digegerkan dengan adanya informasi Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Bersahabat dengan Lukas Enembe, Tito Karnavian Enggan Ikut Campur Urusan Hukum Gubernur Papua Itu

 

"Kasus ini sudah menjadi perhatian bagi semua pihak di Indonesia lantaran mendapatkan reaksi dari publik," ujar Lucky, melalui sambungan telepon.

Semua itu telah dibuka (publikasi) luas di media massa dan media sosial.

"Sebagai jurnalis, kita harus bisa melihat situasi ini dengan berimbang, akurat dan kedepankan jurnalisme damai," tuturnya.

Sehingga, setiap informasi yang disajikan oleh pers jangan sampai menimbulkan konflik baru.

Pasalnya, informasi ini punya potensi konflik yang cukup besar, karena ada pendukung dan juga kontra.

"Kalau salah direspon oleh publik (pro dan kontra), otomatis akan menimbulkan banyak efek," jelas Lucky.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved