Wisata Papua Barat

Wisata Papua Barat Pulau Batanta Suguhkan Spot Menyelam Peninggalan Perang Dunia II

Wisata Papua Barat di  Pulau Batanta Raja Ampat memiliki objek menarik dari sisi sejarah. Yuk simak apa saja.

(KOMPAS TV)
Pemandangan bawah laut di Raja Ampat selalu menarik untuk dikunjungi - Wisata Papua Barat di  Pulau Batanta Raja Ampat memiliki objek menarik dari sisi sejarah. Yuk simak apa saja. 

Akar-akarnya berukuran sangat besar berdiameter 20-30 sentimeter dan keluar dari batang pohon, mencengkeram permukaan lahan lumpur basah.

Saking besarnya, lengkungan akar bahkan bisa dilewati oleh manusia dewasa.

Pemandangan seperti ini sangat jarang ditemui pada ekosistem hutan mangrove sejenis di tanah air.

Di tengah pulau juga terdapat air terjun setinggi 10 meter yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

Yakni Air Terjun Warinka Bom atau dalam bahasa setempat berarti air yang tak kunjung habis.

Sumber air terjun berasal dari mata air di puncak tertinggi pulau.

Baca juga: Tak Hanya Raja Ampat, Wisata Papua Barat di Manokwari dan Sorong Juga Punya Alam yang Mempesona

Namun untuk bisa menjangkau lokasi air terjun yang berada di tengah pulau perlu upaya.

Wisatawan harus berjalan melewati hutan mangrove, melalui jembatan kayu sepanjang 100 meter.

Di tengah rindang pepohonan, wisatawan juga bisa menikmati suara alam seperti satwa yang bebas berkeliaran.

Bahkan jika beruntung, bisa menemukan burung ikon Papua, cenderawasih dan satwa lainnya.

Kemudian untuk menuju air terjun, wisawatan harus berpegangan pada akar pohon dan tali tambang merayapi tepian tebing atau menyusuri tepi sungai kecil.

Jadi menghabiskan satu jam berjalan kaki, kita akan sampai di air terjun.

Baca juga: Mengintip Surga di Pedalaman Raja Ampat, Wisata Papua Barat yang Menyimpan Legenda Sakral

4. Koleksi Anggrek

Beberapa spesies anggrek yang ditemukan di Pulau Batanta
Beberapa spesies anggrek yang ditemukan di Pulau Batanta ((Reza Saputra))

Pada Bulan Maret 2022, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berkolaborasi dengan sejawat mereka dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat menemukan 90 koleksi anggek di Pulau Batanta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved