Berita Manokwari

Tak Hanya Obat Herbal, Olahan Buah Merah Papua juga Dapat Dijadikan Produk Pangan

Tak Hanya Obat Herbal, Olahan Buah Merah Papua juga Dapat Dijadikan Produk Pangan dari minyak, pasta, hingga obat untuk ternak

Istimewa/Maria Justina Sadsoeitoeboen
Masyarakat Papua sedang merontokkan biji buah merah secara manual menggunakan pisau, untuk diolah menghasilkan minyak dan pasta buah merah, beberapa waktu lalu 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Selama ini, masyarakat awam mengetahui buah merah Papua hanya diolah menjadi obat herbal.

Padahal, menurut Dosen Biologi Tumbuhan Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Maria Justina Sadsoeitoeboen atau akrab disapa Ibu Rita, tak hanya obat herbal, olahan buah merah Papua juga dijadikan produk pangan seperti minyak dan pasta.

"Memang dari dulu masyarakat adat sudah mengkonsumsi buah merah. Mereka mencampurnya dengan bahan makanan lain, seperti saat merebus singkong," kata Ibu Rita saat ditemui wartawan di kediamannya di Manokwari, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kisah Pasangan Dosen Universitas Papua, Pelopor Olah Buah Merah Jadi Obat Herbal di Manokwari 

Baca juga: Pengusaha Lokal Papua Dukung Investasi di KEK Sorong, tapi Pengusaha OAP Harus Terlibat

Ibu Rita menjelaskan, ada dua jenis buah merah dengan nama latin yang berbeda yakni, Pandanus conoideus adalah buah merah yang ditemukan di daerah dataran rendah hingga ketinggian 2800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Serta Pandanus macgregorii, buah merah yang ada di daerah dataran rendah hingga ketinggian 600 mdpl.

Kedua jenis buah merah ini, ucap Ibu Rita, bisa dimanfaatkan dalam skala rumah tangga, dari minyak, pasta, hingga bijinya.

Biji buah merah dapat menjadi obat instan khusus dalam bentuk serbuk untuk hewan, seperti sapi, kambing dan unggas.

"Bijinya (buah merah) bisa jadi pembasmi cacing atau nematosida. Juga bisa jadi bahan bakar pengganti serbuk gergaji untuk anglo," ujar lulusan magister biologi tumbuhan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Ibu Rita mengatakan, untuk minyak dan pasta buah merah, bisa didapatkan dalam sekali proses pengolahan.

Hasil rebusan biji buah merah ketika dimasukkan dalam centrifuge, akan terpisah menjadi minyak, pasta, air dan kotoran.

Minyak buah merah murni itulah yang dikomersialkan sebagai obat herbal, berkhasiat menyembuhkan dan menyehatkan tubuh manusia.

Sedangkan pastanya, bisa dipadukan dengan bahan makanan tertentu menjadi kuliner yang bercita rasa tinggi.

Di antaranya nasi merah, dodol buah merah, permen jeli, pudding, saus dan stik buah merah.

Ibu Rita membeberkan, kini buah merah juga sudah dicampur dalam industri kosmetik.

Seperti produk eye shadow dan lipstik dari brand kosmetik Sari Ayu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved