Breaking News:

Berita Manokwari Hari Ini

Warna-warni Budaya NTT Semarakkan Ulang Tahun Ketujuh Rumah Besar Flobamora Papua Barat

Warna-warni budaya khas Nusa Tenggara Timur (NTT) menyemarakkan syukuran yang bertajuk tema “Bersatu untuk Merajut Masa Depan Flobamora

TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
TARIAN - Para penari Tarian Tenun dari Kabupaten Kefa, Nusa Tenggara Timur (NTT) di acara syukuran ulang tahun ketujuh Rumah Besar Flobamora Papua Barat, di aula SMA Villanova, Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Minggu (25/9/2022) malam. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Puncak perayaan ulang tahun ketujuh Rumah Besar Flobamora Papua Barat, digelar meriah, di aula SMA Katolik Villanova, Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Minggu (25/9/2022) sore.

Warna-warni budaya khas Nusa Tenggara Timur (NTT) menyemarakkan syukuran yang bertajuk tema “Bersatu untuk Merajut Masa Depan Flobamora yang Lebih Baik”.

Mulai dari pakaian, tarian, nyanyian, dan makanan, ditampilkan dengan apik oleh tiap tungku atau Kabupaten/Kota di NTT.

Tak hanya sebatas dari Flores, Sumba, Timor, dan Alor (Flobamora).

Baca juga: Tarian Cakalele dari Alor Sambut Pangdam Kasuari Syukuran ke-7 Rumah Besar Flobamora Papua Barat

Sebab, NTT memiliki 21 kabupaten dan satu satu kota, yang beragam dari segi bahasa dan adat istiadat.

Hal ini selaras dengan sub tema yang diangkat dalam ulang tahun ketujuh Rumah Besar Flobamora Papua Barat ini, yakni menumbuhkan pikiran positif dalam keberagaman.

Seperti dari pantauan TribunPapuaBarat.com, Tarian Cakalele dari Kabupaten Alor menyambut kehadiran Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema.

Tarian Ja'i dari Tungku Bajawa Nagakeo dan tarian Gawi juga dipertontonkan oleh para penari cilik. Dilanjutkan tarian tenun dari tungku Kefa.

Baca juga: Sambut Ulang Tahun ke-7, Flobamora Papua Barat Gelar Lomba Catur

Tamu yang hadir juga dihibur dengan penampilan tarian dolo-dolo dari Kabupaten Lembata. Serta tarian lego-lego dari Tungku Alor.

Potret sasando, komodo, ikan paus, dan beragam motif tenun ikat Flobamora NTT menghiasi latar belakang panggung aula.

Selain Rumah Besar Flobamora Papua Barat, momen ulang tahun ketujuh ini juga dirayakan oleh Persatuan Perempuan Flobamora (PPF) Papua Barat.

Sekaligus ulang tahun pertama bagi Angkatan Muda Flobamora (AMFlora) Papua Barat.

Baca juga: Sejarah Singkat Berdirinya Ikatan Keluarga Flobamora, Clinton: di Tanah Rantau Kita Satu Keluarga

Ketua Umum Kerukunan Rumah Besar Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo dan Pangdam Kasuari tampak mengenakan busana bermotif Sumba.

Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, turut hadir dalam syukuran ketujuh Rumah Besar Flobamora Papua Barat itu.

Jargon 'Beta Flobamora, Beta NTT', berulang kali digaungkan oleh Ketua Umum Kerukunan Rumah Besar Flobamora Papua Barat, dan tamu undangan yang hadir. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved