Wartawan Manokwari Disebut Dapat Jatah di Tambang, Bustam Minta Buka Identitas

Publik Papua Barat akhir-akhir ini digegerkan dengan adanya informasi terkait oknum wartawan Manokwari yang diduga mendapat jatah upeti.

TribunPapuaBarat.com/Istimewa
Ketua PWI Papua Barat, Bustam. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Publik Papua Barat akhir-akhir ini digegerkan dengan adanya informasi terkait oknum wartawan Manokwari yang diduga mendapat jatah upeti dari Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Manokwari.

Melihat hal itu, seorang wartawan senior di Manokwari Bustam pun ikut merespon balik pemberitaan tersebut.

Bustam meminta, agar media yang menyebut wartawan Manokwari mendapat upeti dari tambang harus dibuka secara jelas ke publik.

Baca juga: PWI Papua Barat Ancam Cabut Kartu UKW jika Wartawan Lakukan Pemerasan

"Kalau benar ada wartawan dapat jatah, siapkan dibuka jangan buat berita yang tidak jelas," ujar Bustam, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (28/9/2022).

Jika ada nama dan media, ia meminta agar segera dibuka ke publik.

"Jika sebut nama wartawan Manokwari secara umum, kita juga justru tersinggung," tegasnya.

"Saya lihat berita yang beredar itu adalah sebuah opini dari penulis."

Bustam yang juga Ketua PWI mengaku, selama ini pihaknya telah membuat peningkatan kompetensi hingga UKW bagi anggotanya di Manokwari.

"Kalaupun ada yang berani melanggar etika jurnalistik, kami tetap mengambil langkah kepada mereka," ucap Bustam.

Ia tegaskan, persoalan upeti merupakan berkaitan dengan etik.

"Kita bisa sikapi dengan pleno, teguran keras, bahkan pemecatan anggota," pungkasnya.(*)

Berita terkait lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved